KARAWANG, Spirit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan segera menggelar Pilkades Serentak. 45 desa di Kabupaten Karawang secara serentak akan memilih pimpinannya, tiga kelompok desa yang akan menggelar Pilkades tersebut antara lain yaitu, angkatan 33 desa yang habis masa jabatan pada 18 Juli 2019, angkatan 11 desa yang habis masa jabatan pada 31 Desember 2019 dan 1 desa yang habis masa jabatan pada 6 Januari 2020.



Hajat yang diperkirakan akan menelan anggaran sampai dengan Rp 3,3 miliar tersebut akan dilaksanakan pada 23 Februari 2020 mendatang.

Dengan jadwal dan tahapan Pilkades Serentak sebagai berikut:

  1. Pembentukan panitia Pilkades : 1-10 Oktober 2019.
  2. Pengumuman dan pendaftaran bakal calon kades : 14-24 Oktober 2019.P
  3. Penelitian kelengkapan persyaratan administrasi bakal calon kades : 1-27 November 2019.
  4. Penetepan calon kades yang memenuhi persyaratan administrasi : 13 Desember 2019.
  5. Seleksi ujian tertulis dan lisan : 6-7 Januari 2020.
  6. Penetapan calon kades yang berhak dipilih : 16-17 Januari 2020.
  7. Penetapan daftar pemilih tetap : 23 Januari 2020.
  8. Kampanye : 17-19 Februari 2020.
  9. Pemungutan dan penghitungan suara : 23 Februari 2020.
  10. Pelantikan : 23-31 Maret 2020.

Sekertaris DPMD, Wawan Hermawan menjelaskan tentang persyaratan peserta Pilkades bagi calon incumbent, yaitu selain memenuhi persyaratan umum sesuai Perbup Nomor 30 tahun 2019 dan tahapan tata cara Pilkades Keputusan Bupati Nomor 141.1/Kep.587 -Huk/2019, calon petahana pun memiliki kewajiban memenuhi persyaratan tambahan.

“Yaitu surat ijin Bupati, ijin Bupati dikeluarkan berdasarkan rekomendasi Inspektorat Kabupaten Karawang berdasarkan pemeriksaan khusus (Riksus) Akhir Masa Jabatan (AMJ) yang telah dilakukan beberapa waktu lalu,” jelas Wawan kepada Spirit Jawa Barat, di sela-sela acara sosialisasi Pilkades Serentak yang digelar DPMD Karawang di aula Kecamatan Kutawaluya, baru-baru ini, Kamis (10/10/2019). (dar)