KARAWANG, Spirit

Sudah tiga bulan Kepala Desa Parungmulya, Asep Kadarusman menjadi buronan polisi, dan tidak pernah ngantor sejak memenangkan sidang gugatan Pra Peradilan. Untuk itu, Ketua DPRD Karawang menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersikap tegas untuk mengganti jabatan Kades Parungmulya yang ditinggal begitu saja.

Ketua DPRD Karawang Toto Suripto mendesak agar pemerintah daerah bersikap tegas terkait kasus Kepala Desa Parungmulya, Asep Kadarusman, yang menjadi buronan polisi selama 3 bulan lebih. Kekosongan kepemimpinan yang terjadi di desa tersebut sudah berdampak terhadap pelayanan masyarakat.

“Pemerintah terkesan membiarkan masalah ini berlarut-larut tanpa kepastian. Kalau memang Kadesnya sudah tidak mau kerja ganti aja,” katanya, Minggu (24/1).

Menurut Toto, pemerintah daerah harus mengambil langkah tegas dan cepat untuk menyelesaikan masalah ini. Lembaga pemerintah seperti Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) seharusnya sudah sejak dahulu mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini. “Masa sudah 3 bulan lebih belum juga ada penyelesaian. Fungsi BPMPD sebagai pembina desa tidak berjalan kalau melihatan masalah ini,” katanya.

Toto juga mendesak Polres Karawang secepatnya menuntaskan kasus yang menjerat Asep Kadarusman hingga mendapat kepastian hukum. Masyarakat harus mendapat kepastian hukum apakah Asep Kadarusman itu memang benar melakukan pelanggaran hukum atau tidak. “Warga di desa Parungmulya sekarang kebingungan dengan perginya kepala desa mereka,” jelasnya.

Sementara itu Asisten Daerah Bidang Pemerintahan (Asda 1), Samsuri, mengatakan, Asep Kadarusman seharusnya tidak menghindari masalah hukum yang sedang dihadapinya. Sebagai pemimpin, Asep seharusnya taat hukum dan memenuhi panggilan pihak kepolisian. “Kalau seperti ini kan urusannya tidak selesai malah bertambah rumit. Dampaknya bukan hanya buat dirinya, tetapi juga pemerintah dan masyarakat,” kata Samsuri.

Menurut Samsuri, pihaknya masih menunggu hasil dari BPMPD terkait penanganan kades Parungmulya. Saat ini BPMPD sedang menangani kasus Asep Kadarusman yang keberadaannya belum diketahui sampai saat ini. “Kita masih menunggu laporannya seperti apa baru kita akan mengambil tindakan. Sampai saat ini yang bersangkutan belum bisa ditemui karena kita tidak tahu keberadaannya hingga saat ini,” katanya.

Samsuri membantah jika pemerintah membiarkan masalah kades Parungmulya berlarut-larut. Menurutnya pemkab selama ini masih menunggu perkembangan kasus hukum yang tengah ditangani Polres Karawang. Namun karena kasusnya belum juga ada perkembangan makanya pemerintah baru menanganinya. “Kita kan tadinya masih menunggu perkembangan di Polres Karawang seperti apa sebenarnya. Tapi karena sudah terlalu lama makanya kita akan tangani agar masalah ini cepat ada penyelesaian,” katanya. (Cr2)