KARAWANG – Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kabupaten Karawang menggelar acara buka puasa bersama yang diikuti para pengurus, Senin (26/4/2021). Kegiatan tersebut dimanfaatkan seluruh pengurus sebagai momen menguatkan komitmen untuk mengembangkan jujitsu di Karawang dan menaklukkan gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2022.

Ketua Umum PBJI Karawang, Yaneu Susanti, didampingi Wakil Ketua, Ekhoirul Farid M, dan Pelatih Jujitsu, Marsudi, mengatakan, buka puasa bersama yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan dilaksanakan selain sebagai sarana berbincang seputar perkembangan jujitsu dan persiapan menghadapi babak kualifikasi Porprov 2021, juga dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar pengurus.

“Cabang olahraga jujitsu di Karawang resmi bergabung menjadi anggota KONI pada 2017. Insyaallah dengan kebersamaan seluruh pengurus PBJI dan dojo jujitsu yang ada di Karawang kami akan mengembangkan olahraga ini baik dalam segi kuantitas atlet maupun kualitas (prestasi),” ujar Yaneu, di kediamannya (Cluster Mutiara, Karawang Timur) yang menjadi lokasi buka puasa bersama, Senin (26/4/2021).

Yaneu menjelaskan, saat ini jujitsu di Karawang terus mengalami perkembangan dalam segi kuantitas. Tercatat ada sekitar 200 atlet dan pengurus jujitsu yang tersebar di belasan dojo jujitsu yang ada di Karawang. Kendati demikian, Yaneu menegaskan seluruh pengurus akan terus berjuang untuk terus mengembangkan olahraga jenis bela diri tersebut salah satunya menjalin kerjasama dengan satuan pendidikan mulai jenjang SD, SMP, dan SMA/sederajat agar bisa masuk menjadi salah satu kegiatan ekstrakulikuler.

“Pengembangan jujitsu hingga ke dunia pendidikan perlu dilakukan sebagai langkah kami dalam menjaga regenerasi atlet,” ucapnya.

“Alhamdulillah sejauh ini jujitsu Karawang juga tak hanya berkembang dalam kuantitas tapi memiliki kualitas atau prestasi yang cukup membanggakan. Bidang wasit misalnya, Karawang memiliki wasit nasional (Marsudi). Bidang pelatih Karawang juga memiliki pelatih tingkat DAN 5 (Ekhoirul Farid M). Kemudian di level atlet ada beberapa prestasi yang ditorehkan seperti meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu dalam turnamen tingkat nasional yang digelar di Exspotorium Ponorogo pada 2020, serta 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu dalam Kejuaraan Nasional Jujitsu Ganjil IJI Tournament (GIT) di Kabupaten Purwakarta pada 2019,” jelasnya.

Mengenai Porprov 2022, Yaneu menuturkan PBJI Karawang sangat antusias menyambutnya. PBJI akan berupaya untuk bisa menjalani debut di Porprov dengan meraih medali emas.

“Untuk bisa merealisasikan target menjalani debut di Porprov 2022, PBJI menargetkan bisa lolos babak kualifikasi Porprov 2021. Saat ini kami fokus mempersiapkan 11 atlet terbaik untuk mengikuti 11 kelas. Yaitu Inez Drey Gra Gina (newaza -52 kg putri), Emma Ramadinah (newaza -57 kg putri), Mutiara Amanda (newaza -63 kg putri), Novita Yuliani (fighting -53 kg putri), Sofiyah Nur Abdillah H (fighting -57 kg putri), Muhammad Choirul P (newaza -56 kg putra), Septivan Wikriyanto (newaza -62 kg putra), Dani Wahyu Fadilah (newaza -69 kg putra), Muhammad Robbyansyah (fighting -56 kg putra), Nanang Rifai (fighting -62 kg putra), dan M. Haruli (fighting -69 kg putra). (dea)