KARAWANG, Spirit – Sosok Lili Suherman kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang kontestasi pemilihan kepala desa di Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok tahun 2026 ini. Kepala desa yang telah memimpin selama dua periode itu menegaskan komitmennya untuk kembali melanjutkan perjuangan pembangunan desa, khususnya di sektor pertanian yang menjadi potensi utama wilayah tersebut.
Sebagai figur incumbent dengan pengalaman panjang dalam pemerintahan desa, Lili Suherman dikenal aktif mendorong pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan sektor pertanian masyarakat. Menurutnya, Kalangsurya memiliki potensi besar sebagai kawasan pertanian produktif yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
“Kalangsurya ini desa pertanian. Potensinya besar dan harus terus diperjuangkan. Pembangunan yang sudah berjalan akan kami lanjutkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Lili Suherman.
Ia menjelaskan, selama dua periode kepemimpinannya, pembangunan infrastruktur desa telah terealisasi lebih dari 80 persen. Berbagai pembangunan jalan lingkungan, sarana umum, hingga fasilitas penunjang aktivitas warga disebut telah berhasil diwujudkan secara bertahap.
Meski demikian, Lili mengakui masih terdapat sekitar 20 persen pekerjaan rumah pembangunan yang perlu dituntaskan, terutama pada sektor saluran air dan jaringan irigasi pertanian. Infrastruktur irigasi dinilai sangat vital mengingat Desa Kalangsurya memiliki lebih dari 200 hektare sawah produktif yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang baik akan berdampak langsung terhadap produktivitas hasil pertanian warga. Karena itu, program penataan dan perbaikan jaringan air menjadi salah satu fokus utama yang akan diprioritaskan ke depan.
“Mayoritas yang belum terselesaikan adalah saluran air atau jaringan irigasi pertanian. Ini penting karena menyangkut kebutuhan petani dan keberlangsungan hasil panen masyarakat,” katanya.
Lili Suherman juga menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya sebatas infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas sosial di lingkungan desa.
Dengan pengalaman memimpin selama dua periode, dirinya optimistis dapat melanjutkan program pembangunan yang belum selesai sekaligus memperkuat potensi Desa Kalangsurya sebagai wilayah pertanian unggulan di Kecamatan Rengasdengklok. (red)
