CILAMAYA WETAN, Spirit – Musyawarah Pimpinan kecamatan (Muspika) Kecamatan Cilamaya Wetan mengadakan rapat membahas perihal persiapan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Rabu (1/6). Pembahasan tersebut melibatkan semua elemen masyarakat termasuk aparatur pemerintah baik kecamatan maupun desa, berlangsung di aula Kecamatan Cilamaya Wetan dipimpin langsung oleh camat.
“Musyawarah ini bukan saja terkait kelangsungan ibadah puasa saja. Tapi semua permasalahan yang menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara ini juga menyoroti soal keberadaan warung remang-remang dan pedagang minuman keras juga petasan yang belum bisa terpecahkan,” kata Camat Cilamaya Wetan, Hamdani, Kamis (2/6).
Menurut dia, pihaknya akan mencoba mengakselerasikan semua pelaku usaha agar pada bulan puasa nanti tidak menjalankan aktivitas rutinnya. Koordinasi terkait hal itu, kata dia, sudah dilakukan oleh Satpol PP jauh-jauh hari. Sehingga, apabila tidak diindahkan, akan dilakukan penindakan serius.
“Sudah didatangi oleh satpol PP dan diberikan pemberitahun secara langsung. Jelang puasa tiga hari tetap masih buka. Nanti akan kami tindak tegas. Itu upaya untuk memberikan rasa nyaman bagi umat islam dalam melaksanakan ibadah di bulan puasa,” tegasnya.
Kanit Kamtibmas Polsek Cilamaya, AKP Agus, berkenaan dengan Kamtibmas yang ada di wilayahnya akan dikoordinasikan secara intensif . Karena, kata dia, soal implementasi tidak terlepas dari keikutsertaan semua pihak.
“Kamtibmas merupakan tanggungjawab semua, bukan hanya pihak polisi saja. Untuk itu, kami berharap agar semuanya bisa menjaga lingkungannya tetap aman, tertib dan kondusif,” katanya.
Lain lagi Dayat (43) warga Cilamaya Wetan, menurutnya penertiban lokalisasi menjadi tanggungjawab pemangku kebijakan. Namun, katanya, bila pemangku kebijakan itu sendiri masih doyan lokalisasi, sangat mustahil bisa ditertibkan.
“Sama saja bohong, doyan makan bala-bala, pedagang bala-balanya mau ditindak. Ya tidak bakalanlah. Introspeksi diri, lakukan tugas dengan baik. Insya Allah, Allah memberkati,” ujarnya. (wan)