KARAWANG, Spirit – Upaya meluruskan sentimen negatif tentang budaya seni “Goyang Karawang” tengah dilakukan Ketua LSM Lodaya Nace Permana.

Pasalnya, Goyang Karawang yang sampai saat ini dikenal masyarakat, seolah menjadi ikon budaya Karawang, mempunyai interpetasi yang salah, atau keliru dan terkesan miring.

Meluruskan hal itu, film pendek berjudul “Nyi Ronggeng” tengah digarap Nace Permana yang juga dikenal aktif sebagai budayawan Karawang.

“Ada interpretasi yang keliru tentang Goyang Karawang yang harus diluruskan. Pada masa penjajahan Goyang Karawang itu merupakan sebuah slogan untuk meningkatkan semangat para pejuang melawan penjajah khususnya di Karawang,” papar Nace Permana kepada spiritjawabarat.com, Jumat (12/3/2021).

Upaya meluruskan interpretasi Goyang Karawang terang Nace, akan dikemas dalam sebuah alur cerita visual berupa film pendek, sekaligus sebagai wahana edukasi bagi masyarakat agar mengetahui makna sebenarnya tentang Goyang Karawang.

“Mengangkat cerita rakyat Karawang, seorang tokoh seni penari perempuan bernama Nyi Ronggeng menjadi latar yang dituangkan ke dalam film pendek, secara subtansial diharapkan menjadi bahan edukasi bagi masyarakat tentang Goyang Karawang,” katanya.

Fakta lain soal sosok nyi ronggeng juga disampaikan Nace sejarahnya yang diyakini nyata bukan sekedar cerita rakyat Karawang, iapun punya peran penting dalam perjuangan melawan penjajah di tanah pangkal perjuangan.

“Nyi Ronggeng merupakan sosok penari yang sangat cantik, sehingga para penjajah dahulu terkelabui oleh paras cantiknya, namun pada akhirnya Nyi Ronggeng terbunuh penjajah,” katanya mengakhiri. (bal)