CILEUNYI, Spirit – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas di Bulan Desember ini, PHE ONWJ meluncurkan Program “This Ability”, salah satu Program Community Development untuk memberdayakan kelompok rentan (marjinal) yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber daya.

Mengusung konsep “This Ability” program ini mendukung kaum disabilitas untuk mengubah kekurangan menjadi kelebihan.

PHE ONWJ menggandeng Yayasan Kumala yang sebelumnya adalah kelompok binaan pemberdayaan anak jalanan di Jakarta, namun kini telah meningkat statusnya menjadi mitra dalam pemberdayaan kelompok marjinal lain.

Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas komitmen PHE ONWJ yang mendukung pemberdayaan kelompok rentan sehingga kepercayaan diri mereka meningkat. Ia berharap di masa mendatang, program pemberdayaan ini lebih masif sehingga dapat merangkul lebih banyak kelompok rentan lainnya.

Manager Media and Relations PHE, Yudy Nugraha menyampaikan rasa syukurnya karena program ini akhirnya diluncurkan setelah sempat tertunda selama 1 tahun karena insiden YYA-1.

Ketua Kelompok Disabilitas Hasna Mandiri , Engkus Kusnadi juga menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada PHE ONWJ.

“Program ini kembali menyalakan semangat saya untuk terus berkarya dan berbagi semangat yang sama ke kaum disabilitas lain,” katanya kepada spiritjawabarat.com, baru-baru ini, Senin (14/12/2020).

Melalui program ini, Kelompok Disabilitas Hasna Mandiri yang berada di Cileunyi Wetan telah mampu melakukan diseminasi program kepada kelompok disabilitas di wilayah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon dengan menjadi trainer pengolahan limbah kertas menjadi produk kertas seni dan aneka produk handycraft.

PHE ONWJ berkomitmen untuk terus dapat menyebarkan semangat keberdayaan dan kemandirian kelompok rentan melalui program CSR nya. Selain melakukan pembinaan dan pendampingan, PHE ONWJ juga terus berupaya untuk membantu penyerapan produk yang dihasilkan oleh kelompok. Sehingga adanya program ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri kelompok disabilitas, namun juga meningkatkan keberdayaan secara ekonomi. (ist)