KARAWANG, Spirit – Seorang bocah wanita berusia 9 tahun tewas mengenaskan setelah sekitar 30 menit tenggelam di saluran irigasi, Kecamatan Pedes, Minggu (14/8) siang. Korban tercebur irigasi akibat lolos dari pengawasan orangtuanya, saat ia tengah bermain di belakang rumahnya.

Korban diketahui bernama Tita (9) tahun, anak dari Mukhsin, pegawan PLN Rengasdengklok, Karawang. Sempat dilarikan ke Puskesmas, nyawa bocah tersebut tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Tadi saya terima laporan sekitar pukul 12.00 WIB. Lalu bersama warga mencari di irigasi dan ditemukan sekitar pukul 12.15 WIB,” kata Dudi, warga setempat.

Kondisi irigasi yang sebetulnya dangkal untuk ukuran orang dewasa, namun terhitung dalam bagi anak usia 9 tahun. Akibatnya, saat tercebur korban yang belum bisa berenang tersebut hanyut dan tenggelam terbawa arus air.

“Ditemukan sekitar 10 meter dari titik pertama tercebur. Kondisi sudah membiru karena kata warga sudah setengah jam yang lalu tenggelamnya,” katanya.

Ia dan warga sempat berusaha menyelamatkan nyawa korban yang saat ditemukan detak jantungnya masih terasa sangat lemah. Namun, saat tiba di puskesmas terdekat, nyawa korban tak tertolong hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. (dit)