Jelang Ramadhan dan di Tengah Wabah Covid-19, Maisya Mizanul Khair Santuni Sejumlah Yatim

KARAWANG, Spirit – Jelang bulan Ramadhan, Majelis Amal Infak dan Sodaqah Yatim (Maisya) Mizanul Khair, Lingkungan Budi Asih, Kelurahan Adiarsa Barat, Karawang Barat, santuni sejumlah anak yatim, Selasa (22/4/2020).

Dikatakan salah seorang pengurus Maisya Mizanul Khair, Ismail Abbas ada 35 yatim dari lingkungan sekitar sekertariat Maisya Mizanul Khair yang kali ini mendapat santunan berupa paket sembako dan uang pembinaan.

Masih menurut Ismail Abbas, bantuan tersebut merupakan titipan dari para donatur, diantaranya Komunitas Jum’at Berkah (FJB) Polres Karawang dan Pimpinan Cabang Al-Irsyad Karawang atas bantuan sembako sebagai bingkisan ramadhan 1441 H serta uang pembinaan untuk seluruh anggota binaan yang diberikan langsung oleh Ibu Hj. Nurshofa dadang S Muchtar.

“Alhamdulillah ada beberapa donatur, partisipasi dari rekan-rekan ditambah uang kas kita juga, dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanaan kegiatan tersebut masih terdapat beberapa kekurangannya,” terangnya kepada Spirit Jawa Barat, baru-baru ini.

Menurut pria yang akrab disapa Ismail, sebetulnya kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap bulan. Hanya saja pada bulan ini terasa lebih spesial karena menjelang Ramadan. Selain itu mewabahnya virus corona membuat semua orang terdampak dan memerlukan bantuan, ia melihat bahwa anak-anak yatim ini adalah salah satu yang perlu dibantu.

“Semuanya juga kan butuh bantuan, makanya kita sisipkan tema acara SEDEKAH DITENGAH BENCANA,” tuturnya.

Lebih lanjut, dengan kegiatan seperti ini menjadi media dakwah agar masyarakat khususnya para tokoh dapat ikut serta memberdayakan potensi yang ada diwilayah setempat khususnya untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial dan keagamaan. Dikatakannya, apapun bentuk pemberdayaan yang dilakukan setidaknya dapat bermanfaat minimal bagi lingkungan sekitar.

“Kita juga berupaya untuk selalu menginformasikan rencana kegiatan yang akan atau sudah dilaksanakan melalui media sosial (facebook Maisya Mizanul Khair) sebagai bentuk syiar, dan laporan kegiatan berikut laporan keuangan yang berhasil digalang untuk kegiatan-kegiatan sejenis sebagai upaya transparansi pengelolaan keuangan yang sudah berjalan sehingga para simpatisan, relawan dan semua yang terlibat dalam kegiatan tersebut bisa benar-benar ikhlas atas segala bentuk dukungan diberikan, hal ini sangatlah penting dan ini adalah salah satu upaya sehingga Majelis Amal, Infaq dan Shodaqoh Yatim Piatu Mizanul Khair sampai saat ini bisa tetap eksis semenjak berdirinya pada tanggal 26 Maret 2019 dan telah terdaftar di kelurahan setempat melalui surat keterangan domisili kesekretariatan,” terangnya.

Para pengurus yang tergabung dalam Maisya merupakan tokoh-tokoh di
lingkungan setempat. Selain kegiatan rutin santunan setiap bulan, para
pengurus juga berbagi bekal pengetahuan agama bagi anak-anak yatim dengan mengadakan kegiatan belajar bersama di sekretariat setiap hari minggu pagi. Karena situasi yang berkembang terkait penyebaran covid-19 kegiatan tersebut untuk sementara di pending. Sebagai upaya yang dapat dilakukan dalam mengisi kegiatan yang bermanfaat di rumah bagi anggota binaan maisya, pengurus telah menerbitkan Buku Prestasi Anggota. Dengan adanya reward atas hasil perolehan poin dari bobot nilai yang didapat dari Buku Prestasi (berupa hafalan doa, surat/ ayat pendek al-quran, praktek ibadah. (ist/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email