KARAWANG, Spirit – Musda IX Partai Golkar Kabupaten Karawang yang digelar hari ini (23/6) di hotel Mercure menjadi ajang duel antara Sri Rahayu Agustina dan Suryana dalam merebut pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin Kabupaten Karawang untuk lima tahun kedepan.
Penegasan terjadinya duel ini dilontarkan oleh Ketua Panitia pelaksana, Teddy Luthfiana. “sampai batas akhir pendaftaran calon pukul 16.00 Wib hari ini (Rabu, 22/6, red) tercatat hanya dua bakal calon ketua yang mendaftar yaitu Bu Sri Rahayu dan Pak Suryana,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu (22/6) malam.
Menurut Teddy, diantara kedua balon ketua tersebut belum dipastikan menjadi calon ketua. Pasalnya, berdasarkan juklak dan juknis, keduanya akan diverifikasi oleh sidang yang digelar dalam Musda. “Ini bakal calon. Nantinya, ada verifikasi terkait persyaratan calon yang dilakukan di Musda,” imbuhnya.
Kedua kandidat tersebut, kata Teddy akan memperebutkan 35 hak suara yang didominasi oleh suara dari Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar. “Jumlah suara seluruhnya ada 35. Yang paling banyak dari PK, sejumlah 30 suara, lalu organisasi yang mendirikan dan didirikan 1 suara, organisasi sayap, AMPG dan KPPG masing-masing 1 suara, DPD Golkar Karawang Demisioner 1 suara dan DPD Provinsi Jawa Barat 1 suara,” tandas Ketua Komisi A DPRD karawang ini.
Menanggapi adanya unsur panitia pelaksana yang dikabarkan menjadi tim sukses salah satu kandidat, Teddy mengaku tak mengetahuinya. Namun, dirinya berharap, seluruh panitia mampu bekerja dengan focus mensukseskan terselenggaranya Musda IX dengan lancer.
“saya belum mendengar itu. Tapi, seyogyanya, panitia tidak menjadi tim sukses. Apalagi kalau sampai turut mennjanjikan uang kepada pemegang hak suara,” katanya bebrapa hari lalu.
Diketahui, Sri Rahayu saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar, sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang. Perempuan yang juga Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Karawang ini dikenal sangat dekat dengan masyarakat karena sering turun ke pelosok-pelosok desa, meskipun di luar daerah pemilihannya, Karawang I.
Sri Rahayu yang saat ini juga menjadi Ketua Krida Wanita Swadiri Indonesia (KWSI), dikabarkan telah mengantongi 26 suara. Ia disebut-sebut sabagai calon terkuat untuk mengemban estafeta kepemimpinan Partai Golkar Karawang.
Sedangkan rivalnya, Suryana merupakan kolega di Fraksi Partai Golkar DPRD setempat. Ketua PK Golkar Karawang Timur ini merupakan Sekretaris Komisi C yang membidangi infrastruktur dan pembangunan.
Suryana pun dinilai cukup mempunyai relasi yang baik dengan berbagai kalangan, mengingat dia merupakan ketua IPSI (Ikatan Pncak Silat Indonesia) Karawang. terlebih lagi, Suryana yang lolos di DPRD dari dapil Karawang I pula, merupakan aktivis LSM Kompak. (top)