Dualisme Kubu PPP, PPP Karawang Kubu Romi Daftar ke KPU

 

KARAWANG, Spirit

Kendati terjadi dualisme kepengurusan DPP PPP antara kubu Romi dan kubu Djan Faridz, bisa dipastikan bahwa akhirnya PPP kubu ROmi yang akan diakui legalitasnya pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang. Hal itu ditegaskan oleh Ketua DPC PPP Karawang, Lina Sugiharti saat dirinya bersama pengurus dan kader DPC PPP Karawang, mendatangi kantor KPU setempat, sekitar pukul 14.00WIB, Senin (16/10) untuk turut serta mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 mendatang di Karawang.

Dikatakan Lina, sebanyak 2.251 KTP dan keanggotaan PPP Karawang, diserahkan ke KPU Karawang untuk verifikasi partai politik (Parpol) berlambang Ka’bah ini. Sehingga dapat dipastikan jika PPP kubu Romi yang sah dan akan mengikuti pemilu 2019.

“Kepengurusan sampai tingkat ranting 100 pesen. Target Pileg nggak muluk-muluk, 6 kursi tapi pasti,” tutur Lina Sugiharti kepada sejumlah awak media, Senin (16/10), usai dirinya memberikan berkas pendaftaran peserta Pemilu 2019 mendatang, di kantor KPU Karawang.

Terkait PPP Kubu Djan Faridz, sambung Lina, pihaknya memastikan jika anggota DPRD Karawang yang tidak pro terhadap dirinya, akan segera melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Siap-siap saja untuk di PAW. Kan kami sudah melayangkan surat ke Ketua DPRD Karawang untuk merealisasikan surat yang sudah kami layangkan”, tegas Lina.

“Kami yang ke sini yang diterima. Tidak ada lagi PPP yang lain. Pokoknya Pileg di 2019 nanti, 6 kursi harus dan pasti target kami. Tolong bantu kami,” pungkas Lina.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, sebelum berangkat ke kantor KPU Karawang, para pengurus DPC Karawang ini menggelar “ratiban” terlebih dahulu di kantor partainya. Setelah itu, barulah mereka bertolak ke kantor KPU untuk verifikasi parpol dengan diiringi konvoi kendaraan. (not)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *