PURWAKARTA, Spirit – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berhasil mensuport Badan Pendaatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Purwakarta dengan menaikkan target ekspektasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2022 naik sebesar 10,34 persen.

Resistance kenaikan target PAD sektor pajak dan retribusi ini bisa dibilang cukup fantastis. Semula di tahun 2021, target ekpektasi PAD Purwakarta diketok palu sebesar Rp585,7 miliar dan naik sebesar 10,34 persen di tahun depan sebesar Rp646,3 miliar.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purwakarta Sri Puji Utami mengatakan, pihaknya berhasil mensuport pemerintah eksekutif dalam hal ini bupati dan Bapenda sebagai perangkat daerah (PD) terkait dalam hal menaikkan target pendapatan yang diperoleh dari sumber-sumber dalam wilayah Kabupaten Purwakarta.

Wakil Ketua I DPRD Purwakarta Sri Puji Utami

“Semula di tahun ini, kita juga berhasil mensuport kenaikan pajak penerangan jalan umum (PPJU) pada perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran (TA) 2021 sebesar Rp3 miliar. Termasuk Pemkab Purwakarta berhasil memasang PJU baru di bebera desa,” ujar Puji, Jumat (17/12/2021).

Diketahui PAD terdiri dari unsur pendapatan pajak daerah, pendapatan retribusi daerah, retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, retribusi perizinan tertentu, lain-lain PAD yang sah, penerimaan jasa giro serta pendapatan dari pengembalian anggaran.

“Kami mengharapkan segala macam support kebijakan anggaran yang dilakukan oleh DPRD bisa membantu menyukseskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Purwakarta tahun 2018-2023,” ucap Puji yang merupakan Wakil Ketua I DPRD Purwakarta ini.

DPRD menyampaikan sumbang saran terhadap Bupati Purwakarta agar bisa melakukan percepatan realisasi program di tahun 2022. Mengingat, kepemimpinan sah Bupati Purwakarta saat ini akan beres di tahun 2023.

“Kalau semua program prioritas tidak selesai di 2022, maka ini akan menghambat kepada target penyelesaian RPJMD di tahun 2023. Salah satu yang kita support antara lain menaikkan target PAD di 2022,” ujar dia.

Selain sektor PAD, DPRD Purwakarta turut serta mensupport anggaran belanja infrastuktir di tahun 2022. Terjadi kenaikan fantastis dalam sektor infrastruktur Purwakarta 2022 disetujui sebesar Rp200 miliar lebih.

“Leading sektor anggaran di Distarkim dan Dinas Pu Bina Marga Purwakarta cukup besar untuk tahun depan. Kami mengharapkan percepatan pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan, jembatan, irigasi dan infrastruktur lain untuk dilakukan percepapatan di 2022,” ucap Puji.

Tentu di samping kenaikan support PAD dan anggaran infrastuktur, Puji mengharapkan, di tahun 2022 segala macam program percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah bisa terlaksana dengan baik.

“APBD Purwakarta di tahun 2020 dan 2021 sudah difokuskan melalui kebijakan refocusing untuk penanganan Covid-19. Hal ini juga berlaku untuk fokus kebijakan anggaran di 2022 salah satunya untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” katanya. (adv)