BP3K Gelar Temu Teknis Penyuluhan Pertanian

CILAMAYA WETAN, Spirit – Dalam rangka mendukung tercapainya percepatan produksi pangan, Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Cilamaya Wetan mengadakan kegiatan temu teknis penyuluhan pertanian yang diikuti para penyuluh, Ketua Gapoktan, Ketua Kelompok Tani, PPS dan Sarjana Pendamping, serta Babinsa TNI AD diaula kantor BP3K setempat.
Menurut Kepala BP3K Cilamaya Wetan, Cucu Supriadinata, kegiatan dilakukan untuk mewujudkan BP3K sebagai pos simpul koordinasi dan sinkronisasi program serta pelaksanaan kegiatan pembangunan pertanian. Selain itu, kata dia, sekaligus sebagai pusat data dan informasi pertanian ditingkat kecamatan.
“Maka, untuk mencapai kapasitas BP3K diperlukan pengembangan kapasitas secara bertahap dalam jangka panjang agar BP3K memiliki kemampuan,” katanya kepada Spirit Jawa Barat disela-sela acara, Rabu (25/5).
Kemampuan yang harus dimiliki BP3K tambahnya, mampu menyediakan data dan informasi pertanian terkini sesuai dengan kebutuhan perencanaan pembangunan pertanian diwilayah masing-masing.
Selain itu, menetapkan sasaran areal dan produksi pangan strategis nasional, memfasilitasi kelompok tani dalam penyusunan RDK/RDKK, dan mempercepat penerapan teknologi spesifik lokal, serta mewujudkan BP3K sebagai organisasi pembelajar melalui sitsem Latihan, Kundijungan dan Supervisi (Lakususi).
“Kemampuan itu yang harus dimiliki BP3K. Tahun 2016 saat ini. Kegiatan tersebut dikelompokkan berdasarkan aspek perencanaan, pelaksanaan dan monitoring dengan harapan mampu mempercepat peningkatan kapasitas BP3K dalam mendukung program pertanian,” ujarnya.
Sementara itu, temu teknis penyuluhan pertanian ditingkat kecamatan dilaksanakan sebagai tindaklanjut kegiatan serupa ditingkat kabupaten. Untuk menyamakan persepsi dan mensinergikan kegiatan penyuluhan pertanian yang ada dikecamatan. “Lalu dibuatkan laporan hasil pengolahan database penyuluhan. Kemudian laporan itu dikirim kepada Kepala BP4K Karawang,” tuturnya.
Penyuluh Pertanian Desa Tegalsari, Toto Bustomi mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. Dirinya mengupayakan akan menggelar musyawarah petani untuk memfasilitasi kelompok tani dalam melaksanakan rembug tani.
“Tindak lanjut dari temu teknis tingkat kecamatan, yaitu menyampaikan informasi tentang rencana kegiatan penyuluhan sesuai dengan program dan rencana pengembangan usaha tani pada tingkat kecamatan,” katanya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email