Banyak LSM tak Diajak Berembug, Rencana Aksi di Kejari Gagal

 

KARAWANG, Spirit  – Rencana aksi dari aliansi besar masyarakat Karawang yang sedianya digelar hari Jumat (26/8) di depan kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang hanya isapan jempol belaka. Pasalnya, banyak nama LSM yang merasa dicatut oleh kordinator aliansi itu. Tak terkecuali lima LSM yang terdiri dari LSM Laskar NKRI, LSM KPMP, LSM Pemuda Nusantara, Ormas Gibas Cinta Damay, dan Ormas BPPKB.

“Kami aliansi 5 ormas dan LSM yang terdiri dari LSM Laskar NKRI, LSM KPMP, LSM Pemuda Nusantara,Ormas Gibas dan Ormas BPPKB merasa tidak pernah menandatangani surat pemberitahuan aksi unjuk rasa maupun audiensi terhadap kejaksaan negeri Karawang,” kata Ketua LSM KPMP Kabupaten Karawang, Iwan Pitung, Minggu (28/8).

Iwan mengatakan, memang ramai tersiar kabar baik di media soaial maupun media cetak tentang rencana aksi unjuk rasa yang akan melibatkan aliansi besar masyarakat Karawang yang terdiri dari 16 LSM dan Ormas. Tapi itu tidak terbukti karena tidak ada kesepakatan untuk melakukan aksi itu. “Apalagi membuat alainsi besar masyarakat Karawang,” katanya.

Senada, Wakil LSM Pemuda Nusantara, Japra mengatakan, selama ini pihaknya tidak pernah main-main dalam melakukan sebuah aksi maupun audiensi.  “Kami berlima biasa bergerak sendiri tanpa terseret arus rekan rekan LSM dan ormas yang lain yang ada di Karawang,” tuturnya.

Tak jauh berbeda, Sekjen Laskar NKRI, Nana mengatakan, adanya isu yang menghangat di Karawang terkait pelaporan Jejen Afandi Nugraha terhadap Wakil Bupati Karawang, Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari, pihaknya merasa tidak pernah berstatemen di media manapun terkait pelaporan tersebut. “Itu kan laporan dari Jejen dan kami tidak ikut campur urusan itu,” tandasnya.

Sementara itu, Sekjen Gibas Resort Karawang, Yadi Mulyadi menyatakan jika siapapun dan dari golongan manapun yang mencoba mengganggu kekondusifan Karawang maka silahkan berhadapan dengan aliansi 5 LSM dan ormas yang siap menjadi garda terdepan dalam mengawal semua kebijakan pemerintah Karawang.  “Kami siap mengawal pemerintahan Karawang, tapi bukan dengan mencatut nama organisasi lain,” katanya.

Ditempat yang sama, Sekjen Ormas BPPKB, Sanusi Jaya Kusuma mengatakan jika  pemerintahan Cellica-Jimmy baru berjalan seumur jagung. Sehinnga, ia meminta agar keduanya diberikan kesempatan untuk mewujudkan janji-janji politiknya terhadap masyarakat Karawang.

“Biarkan 5 tahun kedepan masyarakat karawang yang menghukum apabila memang bupati dan wakil bupati tidak mampu bekerja untuk masyarakat kabupaten Karawang. Sekarang saatnya kita bergandengan tangan dan bahu membahu membangun Karawang untuk menjadikan lebih adil makmur dan sejahtera,” ungkap Sanusi. (red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *