Palsukan Sertifikat, Staff BPN Karawang Kena OTT

KARAWANG, Spirit

Diduga kerap melakukan pemalsuan sertifikat tanah, Staff Badan Pertanahan Negara (BPN) berinisial AD, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh pihak kepolisian Polres Karawang, Rabu (25/10) pagi.

Pemalsuan sertifikat itu terbongkar ketika beberapa korban yang bermaksud hendak mengurusi keberadaan sertifikat miliknya ke BPN Karawang pada hari Jumat (20/10) lalu.

“Sertifikat saya di palsukan sama Staff Kepengurusan Sertifikat tanah di BPN Karawang,” ujar Mimi (45) kepada Spirit Jawa Barat, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu (25/10).

Selain itu, Mimi juga menyebutkan, pemalsuan sertifikat tersebut, bukan hanya dirinya saja yang telah tertipu. Melainkan, ada sekitar lima korban lainnya yang tertipu dengan penerbitan sertifikat bodong yang dilakukan oleh pelaku, salah satu sertifikat bodong itu adalah salah satu milik dari seorang kontraktor perumahan bersubsidi di daerah Kecamatan Kotabaru dan Klari, Karawang.

“Bukan itu saja, kami juga harus mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sedikit untuk mengurus sertifikat di BPN Karawang, ini jelas pungutan liar (Pungli). Oleh sebab itu saya dan korban lainnya lapor ke Polres Karawang, dan kabarnya pelaku penipuan penerbitan sertifikat bodong itu sudah di tangkap oleh polisi pagi ini saat pihak kepolisian menyamar menjadi seorang warga untuk mengurus sertifikat di BPN Karawang,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ani (50), pemborong kontraktor perumahan bersubsidi di Karawang itu, merasa telah di tipu habis-habisan oleh pelaku.

“Keterangan saya sudah di masukan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik Polres Karawang sebagai saksi. Devploper saya merasa ketipu dengan permintaan sejumlah uang yang cukup besar untuk penerbitan sebuah sertifikat, dan gataunya sertifikat itu palsu, jelas saya kesal sama oknum pegawai Staff BPN Karawang itu,” cetusnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, Kepala BPN Karawang Hadiat yang hendak dikonfirmasi di kantornya, dikabarkan sedang dimintai keterangannya sebagai saksi oleh penyidik Polres Karawang.

“Kepala BPN dan seluruh Kasie-kasie lagi gak ada di kantor Pak, lagi keluar dari tadi. Saya gak tahu keluar ke mana Pak,” ungkap salah seorang petugas keamanan Satpam di kantor BPN Karawang.

Dari pantauan di lokasi, kendati Kepala BPN Karawang, Hadiat beserta Kasie dan sejumlah staffnya tak ada di kantor BPN Karawang, pelayanan tetap berjalan dengan normal walaupun kondisi perkantoran tersebut sedikit terlihat sepi dari pegawai BPN Karawang.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona Mappaseng yang coba di hubungi melalui sambungan telepon selularnya terkait dengan adanya OTT oknum staff BPN Karawang perihal dugaan pemalsuan sertifikat tanah dan pungli, belum bisa dikonfirmasi secara resmi oleh sejumlah awak media. (not)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *