Karyawan PDAM Kembali Gelar Demo

KARAWANG, Spirit

Kekecewaan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum terhadap sikap sang Dirut sudah tak bisa dibendung. Senin (16/10) pagi (kemarin, red), ratusan pegawai menggelar aksi demo di depan kantor tempat mereka bekerja. Mereka menuntut Owner dalam hal ini Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana segera mencopot jabatan Plt Dirut PDAM Tirta Tarum, Yogi Patriana Alsyah.

“Kami sudah tidak menginginkan Plt Dirut memimpin kembali PDAM Tirtatarum Karawang. Karena seperti yang teman-teman karyawan semua ketahui, gaya kepemimpinan Plt Dirut ini sangat arogan dan otoriter. Untuk itu, kami semua mendesak owner, agar segera memberhentikan Yogi dari jabatannya,” ujar perwakilan peserta aksi, Hendrik Sanusi, yang merupakan Kepala Unit Cabang Cibuaya kepada sejumlah awak media.

Senada juga diungkapkan Kapala Bagian (Kabag) Personalia PDAM Tirtatarum Karawang, Agah. Dia berharap adanya perubahan di management PDAM Tirtatarum Karawang.

“Karena selama ini management sudah tidak sehat, kami meminta perhatian dari owner, agar segera bertindak atas semua ini. Semua kami serahkan kepada owner, kalau kondisi ini dibiarkan berlarut – larut, bisa mengganggu pada operasional dan pelayanan PDAM,” kata Agah.

Masih di tempat yang sama, Kepala Cabang Tirtajaya, Asep Suntoro mengatakan, selama ini karyawan selalu mengikuti perkembangan soal PDAM yang menjadi sorotan publik, melalui pemberitaan di berbagai macam media massa.

“Pada intinya, aksi kami ini satu suara, meminta agar owner segera memberhentikan Plt Dirut. Apalagi kami mendengar dari keterangan salah seorang pengamat, bahwa sebenarnya Plt itu hanya boleh di lakukan 2 (dua) kali perpanjangan. Berarti hanya selama 1 (satu) Tahun, dengan hitungan 6 (enam) Bulan 2 (dua) kali perpanjangan. Tapi pada kenyataannya, perpanjangan Plt Dirut ini sudah 2 (dua) Tahun berjalan. Sekali lagi, kami menolak keberadaan kepemimpinan Yogie dalam bentuk apa pun di PDAM ini,” tandasnya. (not,bal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *