Buntut Penghinaan Kapolres Terhadap Wartawan Lampung
KARAWANG,Spirit
Puluhan jurnalis Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Karawang menggelar aksi solidaritas di jalan Tuparev, Kamis (31/8). Aksi digelar terkait ujaran Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan yang bernada melecehkan profesi wartawan.
PWI Karawang mendesak Kapolri untuk mencopot Budi Asrul sebagai Kapolres Way Kanan.
Ketua PWI Karawang, Oland Sibarani mengatakan ujaran kebencian yang disampaikan Budi Asrul terhadap wartawan Lampung merupakan penghinaan terhadap profesi wartawan secara keseluruhan. Oleh karena itu PWI Karawang merasa perlu menyampaikan sikap secara tegas mengecam perilaku buruk yang dilakukan Budi Asrul sebagai perwira Polri.
“Penghinaan ini bukan hanya untuk dua orang wartawan Lampung tapi sudah menghina profesi wartawan secara keseluruhan. Kami melakukan aksi ini untuk memberikan pesan agar siapapun tidak boleh menghina profesi wartawan apalagi itu dilakukan oleh seorang perwira polisi,” katanya.
Oland mengatakan pernyataan yang disampaikan Budi Asrul sudah keterlaluan dan tidak patut diucapkan oleh seorang perwira Polri. Wartawan dan Polri merupakan mitra kerja yang harusnya saling menghormati profesi masing-masing.
“Selama ini kami bekerja bersama dengan institusi Polri dalam berbagai kegiatan. Jangan sampai hubungan yang baik ini dinodai oleh perilaku oknum Kapolres Way Kanan, makanya kami minta Kapolri mencopot orang itu karena sudah tidak pantas,” katanya.
Aksi yang berlangsung selama 30 menit berlangsung tertib dengan orasi dari para pengurus PWI. Dalam aksinya seluruh anggota PWI Karawang menandatangi surat pernyataan yang berisi 3 poin yaitu mengutuk tindakan penghinaan terhadap wartawan oleh Kapolres Way Kanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan, mendesak Kapolres Way Kanan untuk meminta maaf secara resmi terhadap para wartawan di Lampung dan diseluruh Indonesia melalui media massa cetak maupun elektronik, mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk segera mencopot dan mengganti Kapolres Way Kanan.(gus/dit)
