KARAWANG, Spirit
Warga di Kecamatan Teluk Jambe Barat, Karawang, digegerkan dengan temuan bahan peledak aktif jenis mortir sebanyak tiga karung di pinggir sungai Cibeet, Dusun Karadak Rt 06 Rw 03 Desa Wanajaya Kecamatan Teluk Jambe Barat, Karawang.
“Penemuan mortir yang diketahui sekitar 16.30Wib, Rabu (23/8) itu, ditemukan oleh seorang warga yang hendak akan membetulkan saluran pipa paralon sanyo di pinggir sungai Cibeet,” jelas Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary Syam Indradi kepada Spirit Jawa Barat.
Dikatakan Kapolres, warga yang menemukan temuan mortir pertama kali adalah Haryanto alias Wisnu (37). Saksi diketahui menginjak karung yang berisikan peledak jenis mortir sebanyak tiga karung. Sontak, menurutnya, saksi yang merasa penasaran atas karung yang diinjaknya tersebut, langsung membuka isi karung dengan pecahan kaca.
“Kemudian dibuka sedikit dengan kaca beling dan diambil barang yang ada di dalam karung satu biji, ternyata dilihat berupa barang mirip bom atau mortir. Atas temuannya itu, saksi kemudian meletakkan kembali mortir di tempat semula dan saksi langsung menghubungi aparatur Desa Wanajaya yaitu Kepala Dusun Karadak, H Camin (41),” paparnya.
Saksi Haryanto dan aparatur desa setempat, lanjutnya, mengecek kembali temuan bom atau mortir yang ditemukan di pinggir sungai Cibeet.
“Setelah melihatnya lagi, langsung menghubungi pembina Polri di Desa Wanajaya dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Teluk Jambe Barat,” tuturnya.
Dikatakannya juga, sambung Kapolres, penemuan bom atau mortir di dalam tiga karung yang ditemukan warga Telukjambe tersebut, pihaknya belum bisa memastikan jumlah seluruh mortir yang ditemukan tersebut.
“Jumlahnya belum teridentifikasi. Untuk sementara ini, tempat kejadian perkara (TKP) sudah kami amankan dan memasang garis polisi. Tindakan kami juga langsung menghubungi Unit Jibom Brimob Polda Jabar untuk segera dievakuasi dan diketahui asal muasal keberadaan mortir yang ditemukan di pinggiran sungai Cibeet ini,” tutupnya menerangkan. (not)

