Diduga Buang Limbah ke Drainase, Warga Adukan Pupuk Kujang ke DLHK

CIKAMPEK, Spirit
Jagad maya di Cikampek, dihebohkan dengan postingan salah seorang warga Dawuan Tengah di akun jejaring sosmed facebook bernama Ferry Gunawan Putra. ia mengunggah beberapa foto yang menunjukkan saluran drainase di sekitar pemukimannya di Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang tercemar limbah yang diduga berasal dari Kawasan Industri Kujang Cikampek (KIKC) dan PT Pupuk Kujang Cikampek.
PT Pupuk Kujang Cikampek dituding melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbah cairan pengolahan pupuk NPK di saluran drainase yang berada di KIKC yang mengalir ke pemukiman warga Desa Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek.
“Pencemaran macam apa ini? Kini sungai-sungai kecil termasuk saluran drainase di Cikampek mulai tercemar oleh limbah-limbah industri yang diduga kuat berasal dari kawasan industri PT Pupuk Kujang Cikampek,” ungkap akun facebook bernama Ferry Gunawan Putra, Minggu (20/8).
Merespon postingan hal tersebut, Dian Nugraha yang merupakan salah seorang Kader Lingkungan Hidup (KLH) Karawang, meninjau langsung lokasi yang diduga pencemaran limbah yang berasal dari salah satu gedung produksi Pupuk Urea NPK milik PT Pupuk Kujang ke saluran drainase yang diunggah oleh Ferry itu.
“Ini mah endapan bukan warna airnya. Posisinya memang berada di saluran air drainase kawasan Pupuk Kujang. Tapi asal-usul warna air yang diduga limbah ini, kami masih terus menelusurinya,” paparnya.
Sontak, unggahan Ferry tersebut menuai banyak komentar dan kecaman dari warga yang berada di Kecamatan Cikampek.
Tak sedikit juga yang meminta kepada Pemkab Karawang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di saluran drainase PT Pupuk Kujang yang mengalir ke pemukiman warga Dawuan.
“Walaupun aliran saluran drainase itu merupakan suatu endapan, juga tetap saja airnya jadi berubah warna dan jelas-jelas tercemar. Namanya air bisa mengalir, dampaknya ke aliran lain pasti kena juga. Harus segera ditindak dan di sidak oleh DLHK Karawang ini,” tegas salah seorang akun facebook bernama Aufa mengomentari unggahan Ferry Gunawan Putra.
Dikatakan Ferry juga dalam kolom komentarnya, dirinya sudah melakukan hubungan komunikasi kedinasan agar segera melakukan sidak di saluran drainase yang tercemar hingga berwarna merah pekat itu.
“Alhamdulillah sudah ditindak lanjuti unggahan saya ini, besok dari DLHK Karawang akan melakukan sidak ke perusahaan yang sudah mencemari lingkungan,” ucapnya.
Akun lain bernama Ahmad Fauzi, dalam kolom komentarnya mengaku telah menghubungi salah satu temannya yang bertugas di bagian lingkungan hidup Pupuk Kujang.
“Tadi sudah kontak temen, ternyata bukan limbah pabrik, tapi berasal dari pencucian drum pewarna urea untuk kebutuhan tempat wudhu mushola di Megayaku. Pewarna urea aman tidak berbahaya, hanya warna memang sulit dinetralkan. Besok ditunggu hasil tindak lanjut DLHK nya deh,” katanya.
Namun hingga berita ini dikabarkan, Manajemen Humas PT Pupuk Kujang Cikampek, belum bisa dikonfirmasi secara resmi membalas pesan singkat melalui WhatsApp (WA). (not)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *