Bantuan Bedah Rumah Salah Sasaran

KARAWANG, Spirit

Proyek pemerintah berupa pembangunan rumah tidak layak huni atau bedah rumah di Dusun Dadut Desa Cicinde Utara Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang jadi sorotan tajam sejumlah awak media. Pasalnya, proyek yang menggunakan uang rakyat tahun anggaran 2016 lalu entah berasal dari Kementerian Sosial atau APBD, dalam pelaksanaan diduga banyak terjadi penyimpangan dan salah sasaran.

Pantauan media di lapangan, ditemukan di wilayah RT 01 RW 06 Dusun Dadut penerima bantuan atas nama Ending adalah seorang pemuda berusia 25 tahun dan berstatus belum menikah. Selain itu, bantuan pemerintah tersebut dibangunkan di atas lahan kosong, yang sebelumnya tidak ada bangunan rumah sebagai dasar pengajuan bantuan. Bahkan bukan hanya itu, penggunaan bahan bangunan berupa genteng menggunakan material bekas.

Menurut warga setempat, Kaying (70), rumah ini bantuan dari pemerintah tahun 2016 lalu. Ada beberapa warga sekitar yang mendapatkan bantuan seperti ini.

“Pemilik rumah ini Ending, anaknya kerja di Jakarta, masih bujangan. Dapat bantuan dibangunkan di lahan ini. Awalnya lahan kosong tidak ada bangunan rumah,” terang Kaying saat ditanya awak media, Selasa (25/7).

Penerima bantuan lain warga RT 02 RW 06, Rina membenarkan dirinya mendapat bantuan bedah rumah tahun 2016 kemarin. Namun, dirinya tidak mengetahui sumber bantuan itu dari mana dan berapa jumlah uangnya. Karena, semua pekerjaan dilakukan oleh orang lain. Para penerima bantuan tahu beres, hanya menyediakan makan, minum dan rokok buat pekerja. Adapun, genteng memang menggunakan genteng bekas rumah dulu, dan material kayupun tidak semua baru. Untuk langit-langit hanya bagian tengah saja yang diperbaiki, sementara yang lainnya tidak.

“Rumah itu, yang depan rumah saya milik Pak Udi sama dari bedah rumah juga. Dulu lahan kosong, setelah dapat bantuan, ngebangun disitu. Yang ngurusnya Mang Kanta,” pungkasnya. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *