SMK PGRI 1 Cilamaya Laksanakan UNBK

CILAMAYA WETAN, Spirit

Beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Cilamaya Wetan disibukkan dengan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang tinggal dua hari lagi. Seperti halnya SMK PGRI 1 Cilamaya, saat ini sebanyak 39 siswa-siswi kelas XII dari jurusan TKR dan Akuntansi tengah melakukan UNBK yang dimulai pukul 07.30 sampai 16.00 WIB, terbagi menjadi tiga shift, pagi, siang dan sore.

“UNBK mulai tanggal 3 sampai 6 April. Satu shift terdiri dari tiga belas peserta. Dengan satu pengawas, satu proktor dan satu teknisi. Masing-masing memiliki tugas dan fungsi berbeda. Dan kami berharap semua siswa lulus semua,” ungkap Kepala SMK PGRI 1 Cilamaya, Acep Tresna Sudrajat saat diwawancara di sekolah, Selasa (4/4).

Ia mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan secara matang. Bukan hanya simulasi dan try out saja yang dilakukan, persiapan komputer, serta operator seluler, juga ruangan yang strategis pun sudah disediakan.

Satu ruangan telah tersedia dengan 13 unit jaringan komputer yang ada, juga sever dengan jaringan internet berkecepatan tinggi. Satu unit genset juga disipkan untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik agar pelaksanaan ujian tidak terhambat.

“Try outpun menggunakan komputer. Tidak ada kendala. Selain sudah terbiasa menggunakan komputer, sebelumnya siswa diberikan pelatihan selama dua bulan. Juga Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informatika (KKPI), sejak mulai kelas X disekolah kami sudah diajarkan,” katanya.

Ia mengatakan, kebijakan pemerintah mewajibkan SMK melakukan UNBK seharusnya difasilitasi dengan bantuan sarana dan prasarana yang memadai sebagai faktor penunjang kegiatan tersebut. Agar tidak merepotkan pihak sekolah dalam menjalankan program yang diharuskan. Kemajuan teknologi semoga menjadi pembelajaran bersama dalam mendukung program-program pendidikan.

“Untuk SMK Negeri memang ada bantuan komputer, tapi jumlahnya tidak mencukupi. Sementara UNBK tetap harus dilaksanakan. Berbagai upaya dilakukan oleh pihak sekolah dalam upaya pengadaan sarana yang dibutuhkan. Adanya program untuk mempermudah bukan malah sebaliknya,” pungkasnya. (wan)

Insert ACep Tresna Sudrajat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *