KARAWANG, Spirit – Sebanyak 115 peserta mengikuti pelatihan wasit bulutangkis yang digelar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Karawang di SMK Pratama Mulya Karawang, 26-31 Oktober 2019.
Ketua Umum PBSI Karawang, H. Cucu Cuaca mengatakan, 151 peserta yang terlibat tak hanya berasal dari Karawang, tapi ada juga dari beberapa daerah seperti Purwakarta, Subang, Bandung, Indramayu, Tasikmalaya, Tangerang, Bekasi, Bogor dan Garut.
“Para peserta mendapatkan pelatihan berupa materi dan praktek dari dua narasumber yang berasal dari Pengprov PBSI Jawa Barat,” ujar H. Cucu, didampingi sekretaris Haries Hauzamsah, bidang perwasitan Eman Sulaeman, dan binpres Agus Burhanudin, baru-baru ini, Kamis (31/10/2019).
Dijelaskan H. Cucu, untuk materi pelatihan digelar selama dua hari, yaitu pada Sabtu (26/10) dengan narasumber Drs. Tata Mulyana dan Minggu (27/10) oleh Dadan Heryana, M.Pd. Sedangkan praktek diberikan pada Kamis (31/10), bersamaan dengan mulai digelarnya Kejurkab kelompok Umur di GOR Panatayudha Karawang.
“Materi yang diberikan Pak Tata (Mulyana) yaitu peraturan permainan bulutangkis. Sedangkan materi yang diberikan Pak Dadan (Heryana) mulai dari rekomendasi perwasitan, score sheet dan diskusi/simulasi,” jelasnya.
H. Cucu menambahkan, pelatihan wasit digelar untuk menambah kuantitas SDM wasit di Karawang. Pasalnya, lanjut dia, saat ini jumlah wasit di Karawang masih sangat minim. Kurang lebih Karawang memiliki 10 wasit, termasuk dua wasit tingkat provinsi dan satu wasit nasional.
“Semoga dengan digelarnya pelatihan ini, ke depannya Karawang bisa memiliki jumlah wasit lebih banyak dan tentunya berkualitas. Terima kasih kepada para peserta baik dari Karawang maupun daerah lainnya yang telah mengikuti pelatiahan, serta kepada keluarga besar Yayasan Nuurul Ifaadah yang telah memberikan fasilitis tempat untuk menggelar pelatihan,” ucapnya.
Dihubungi terpisah, Ketua Umum KONI Karawang, H. Sayuti Haris mengapresiasi kegiatan pelatihan wasit bulutangkis yang digelar PBSI Karawang. Ia berharap dengan adanya pelatihan bisa muncul wasit-wasit profesional di Karawang yang mampu mendorong kemajuan bulutangkis Karawnang, khususnya prestasi di Porda 2022 mendatang. (ayi/dea)