Tanah Galian Proyek Drainase Ganggu Jalan

proyek drainase tegalsari tanpa papan proyek ganggu lalulintas jalan

CILAMAYA WETAN, Spirit

Gangguan lalulintas terjadi di ruas jalan Desa Tegalsari Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang tepatnya pertigaan lampu merah Krasak akibat tumpukan tanah galian proyek drainase di sepanjang bahu jalan sehingga memicu ketidak nyamanan. Para pengguna jalan pun merasa kesal dengan kondisi tersebut.  Tak hanya itu, papan informasi proyek juga nampak tak terpasang, sehingga membuat masyarakat buta informasi terkait pembangunan ersebut.

Salah seorang pengguna jalan, Toha mengeluhkan karena ketidaknyamanan pengendara sepeda motor atau mobil saat melintas. Namun hal tersebut tidak ada tindakan dari pemerintah desa maupun Satpol PP setempat.

“Harusnya cepat diangkut jangan dibiarkan menumpuk, pada akhirnya mengganggu lalulintas kendaraan, akibat penyempitan bahu jalan. Apalagi kalau turun hujan bisa menyebabkan jalan becek. Harus ditegur, jangan dibiarkan,” ungkapnya kepada Spirit Jawa Barat, Kamis (19/10).

Sementara itu warga setempat, Eep, mengaku tidak mengetahui siapa pelaksana proyek tersebut. Karena, sepengetahuannya pihak pemborong tidak pernah ada di lokasi, begitupun dengan papan informasi proyek, hingga saat ini belum nampak dipasang.

“Jadi kami tidak tahu ini pekerjaan siapa. Proyek dari mana, besar anggaran  berapa, serta jenis kegiatannya apa, karena tidak ada papan informasi proyek. Pengawas dinasnya pun kami tidak tahu,” ucap Eep, warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Terpisah, Kepala Desa Tegalsari, Nana Suryana, merasa tidak menerima informasi apapun dari pihak rekanan tentang pembangunan drainase itu. Sehingga, dirinya dibuat buta informasi tentang pembangunan drainase di wilayahnya.

“Tidak ada yang datang ke desa ngasih tembusan dari pihak pemborong. Jadi kami tidak tahu apa-apa. Siapa pelaksananyapun tidak tahu,” pungkasnya. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *