Petani Karawang Ketinggalan soal Ketelatenan

KARAWANG, Spirit

Agar para petani dapat mengamankan tanamannya, kini  Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Karawang secara intensif melakukan penyuluhan.  Kegiatan itu  difokuskan pada penanggulangan hama baik untuk tanaman di ladang maupun di sawah.

“Sesuai dengan fungsi  yakni melakukan penyuluhan terhadap para petani, kami juga telah menyebarkan kurang lebih 270 orang petugas lapangan untuk membina para kelompok tani agar mereka bisa menjaga tanaman padi dan palawijanya dari serangan hama dan penyakit,” tutur Kepala BP4K  Nahrowi M Nur, di ruangan kerjanya, Rabu (10/2).

Menurut Nahrowi, mengamankan tanaman para petani dari berbagai hama atau penyakit, wajib dilakukan supaya hasil panen memuaskan. Upaya tersebut selain dilakukan penyemprotan dengan insktisida, juga sistem tanam dan tata cara pengairan diajarkan lewat penyuluhan.

Menurut Nahrowi,  para petani di Karawang sudah sangat ketinggalan jauh dari para petani  di negara tetangga.  Hal itu  akibat  kurangnya penunjang berupa peralatan canggih yang dimiliki petani Karawang.

“Selain itu, petani kita juga kurang tekun dan kurang telaten dengan tanaman yang mereka. Sikap telaten ini jauh jikia dibandingkan dengan petani  di Vietnam dan negara lainnya,”  ujar Nahrowi.

Disinggung kurang berhasilnya para petani Karawang akibat tidak sinkron antara Dinas Pertanian dengan  pihak BP4K, Nahrowi membantahnya.

“Kalau dikatakan tidak sinkron, itu tidak benar.  Yang jelas kemungkinan kurang koordinasi saja antara pihak Dinas Pertanian dan BP4K.  Tapi soal  kegiatan penyuluhan kepada para petani, itu sudah  sesuai dengan tugas dan fungsi kami selaku BP4K,”  ujar Nahrowi.(yan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *