RENGASDENGKLOK, Spirit
Pemerintah Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok mulai membangun jalan setapak (japak). Hal ini terlihat dengan dibangunnya japak di Dusun Pacing Selatan dengan panjang 720 meter yang di kerjakan secara swakelola guna mengoptimalkan jalan di dusun tersebut.
Kepala Desa Dewisari, Surtjim, mengatakan pembangunan jalan setapak tersebut dimaksudkan untuk memperlancar akses jalan warga ke dalam dusun. Karena selama ini memang jalan-jalan tersebut sudah rusak parah. Jalan setapak yang dibangun tersebut memiliki lebar 1,2 meter dengan ketebalan 10 cm dan panjang lebih dari 720 meter.
“Kami bekerjasama dengan dinas setempat untuk menentukan berapa meter jalan yang dapat kita bangun, dan hasilnya untuk sementara saat ini 720 meter lebih jalan setapak dapat kita bangun dengan anggaran Bantuan Gubernur (Bangub) yang diterima Desa Dewisari,” ujar Surtjim, kepada Spirit Jabar, baru-baru ini.
Masih kata Surtjim, pembangunan japak di Dusun Pacing Selatan menurutnya sudah sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang ada, dan sesuai dengan juklak dan juknisnya, sekaligus menepis tudingan dan pemberitaan yang menyatakan pengerjaan japak asal-asalan dan tidak sesuai kualitas.
“Silahkan cek di lapangan mengenai ketinggian dan lebarnya, semua pengejaannnya dipantau langsung oleh warga masyarakat Dusun Pacing Selatan, sehingga siapapun bisa mengawasinya, termasuk disaksikan langsung dengan ketua BPD, tokoh masyarakat, dan Kasi Trantib Dewisari, semua sudah sesuai BPD pun ikut mengawasi dan tak ada masalah,” ujarnya.
Dengan selesainya pembangunan japak tersebut menurutnya lingkungan desa akan semakin asri, karena selama ini jalan-jalan setapak yang ada di desanya mayoritas belum pernah dilakukan pengecoran. Sehingga apabila musim hujan datang pasti jalan-jalan tersebut becek dan susah dilalui.
“Pengecoran dilakukan untuk kepentingan warga, untuk membangun desa, tidak benar jika ada isu bahwa kepala desa mengerjakan asal-asalan, dan isu korupsi kepada desa. Mari kita sama-sama membangun desa, sehingga desa bisa menjadi lebih baik dengan jalan-jalan yang bagus, bisa dilalui sehingga perekonomian warga tidak terganggu,” pungkasnya.
Hal senada dikatakan anggota BPD Desa Dewisari, Asmat, menurutnya semua proyek pengerjaan jalan setapak di Desa Dewisari dipantau langsung oleh BPD, sehingga pengerjaan dilakukan sesuai dengan RAB yang di buat pemerintahan desa dan BPD.
“Dalam pelaksanaannya kami BPD turut mengarahkan pengecoran sesuaikan baik tinggi maupun lebarnya, dan semua masyarakatpun mengawasi langsung pembangunannya. Pembangunan lancar dan tidak ada masalah. Dengan pembangunan ini diharapkan peran kepala desa untuk lebih peduli lagi kepada warganya, sehingga jangan sampai ada yang tertinggal dan tidak terperhatikan,” pungkasnya.(sep)

