KARAWANG, Spirit – Proses pemilihan diresksi PDAM Tirta Tarum yang ditargetkan selesai di akhir bulan November mendatang oleh Dewan Pengawas (Dewas), terancam gagal. Pasalnya, Asisten Daerah (Asda) II Pemkab Karawang, Hadis Herdiana mengatakan, proses pemilihan Direksi PDAM akan tertunda oleh persiapan acara HUT Kabupaten Karawang ke- 382 dan pagelaran PON XIX di Karawang.
“Kitakan urus-urus HUT Karawang dan PON, jadi pasti pemilihan direksi PDAM agak tertunda,” katanya kepada Spirit Jawa Barat di kantornya, Kamis (1/9).
Namun Hadis membenarkan jika Dewas PDAM sudah mengajukan surat rekomendasi pengajuan pembentukan tim ahli panitia pemilihan direksi PDAM Tirta Tarum kepada Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.
“Iya benar, beberapa waktu lalu Dewas sudah ajukan, dan sedikit-sedikit sudah mulai diurus oleh kita,” katanya.
Ketika ditanya mengenai teknis pemilihan, Hadis mengatakan dirinya telah melimpahkan semua hal teknis pembentukan tim ahli tersebut ke Kabag Perekonomian Setda Karawang, Herry. “Kebetulan sekarang Pak Herry sedang cuti dua hari, yang tahu masalah teknis dia,” ujarnya.
Sebelumnya, salah satu anggota Dewas PDAM Tirta Tarum dari unsur birokrat, Dedi Suganda mengatakan pihaknya telah mengajukan surat rekomendasi pembentukan tim ahli panitia pemilihan direksi PDAM Tirta Tarum kepada Bupati Karawang.
Dedi mewakili seluruh anggota dewan pengawas menargetkan proses pemilihan jabatan strategis dengan cara seleksi terbuka harus rampung pada akhir bulan November mendatang.
“Nantinya Bupati yang akan memilih siapa yang akan dijadikan tim ahli, kita hanya memberi rekomendasi, lalu ada perwakilan dari DPRD yang akan mendamping tim ahli tersebut,” katanya.
Di sisi lain, berhembus kabar beberapa orang yang gagal terpilih dalam bursa pemilihan direksi PDAM Tirta Bhagasasi Kota Bekasi beberapa waktu lalu, juga akan turut serta ikut meramaikan bursa pemilihan direksi PDAM Tirta Tarum yang saat ini tidak mempunyai direksi defenitif. (mhs)
