KARAWANG, Spirit – Hingga Senin (3/10), keberadaan jenazah nelayan asal Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Andi (24), yang dilaporkan hilang tenggelam di perairan Karawang sejak Rabu (28/9) lalu.
Pihak keluarga korban mengaku pasrah menunggu hingga jasad korban ditemukan. Menurutnya, tim SAR dan pemilik kapal tongkang yang bertabrakan dengan perahu korban terus melakukan pencarian.
“Mudah-mudahan segera ditemukan dalam keadaan selamat, agar ada kepastian. Tapi kalau memang sudah kehendak Tuhan, kami sudah ikhlasin,” kata Sarmini, istri korban.
Korban Andi (24), warga Desa Waruduwur , diketahui memiliki satu anak berusia sekitar empat tahun. Dia dikabarkan berlayar sejak dua hari bersama empat rekannya dari Pelabuhan Muara Angke dengan menaiki perahu Gelora Jaya.
Saat berada di tengah perairan mencari rajungan, perahunya tertabrak kapal tongkang Liberty 03 yang mengangkut batu bara dari Kalimantan Selatan.
Menurut keterangan isteri korban, suaminya saat itu tengah mencari rajungan di perairan Karawang bersama empat rekannya. Namun perahu yang ditumpangi suaminya tiba-tiba tertabrak kapal tongkang batu bara.
Untuk menyelamatkan diri, kelima nelayan yang berada di perahu tersebut loncat ke laut. Keempat nelayan berhasil diselamatkan. Hanya, Andi yang tidak bisa ditemukan hingga kini.(ist)
