Musyawarah Antar Desa Kecamatan Rengasdengklok Sosialisasikan Program Inovasi Desa (PID)

RENGASDENGKLOK, Spirit

Program Inovasi Desa merupakan salah satu upaya Kemendesa PDTT dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui pemanfaatan dana desa secara lebih berkualitas dengan strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia, pelayanan sosial dasar, serta infrastruktur desa.

Melalui Program Inovasi Desa (PID) diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.

Pendamping Desa Kecamatan Rengasdengklok, Dede Nugroho saat acara Sosialisasi Program Inovasi Desa Senin (13/11), di aula Kecamatan Rengasdengklok, kepada Spirit Jawa Barat menjelaskan PID merupakan program yang bertujuan menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di desa.

“Inovasi Desa ini lebih ke pemanfaatan Dana Desa untuk bisa lebih maksimal dan spesifik dalam penggunaan Dana Desa, yang tidak sekedar kepada infrastruktur saja. Setelah sosialisasi kami pendamping desa akan menganjurkan kepada perwakilan desa untuk membuat kelompok untuk menggali potensi masing-masing Desa,” jelas Dede Nugroho.

Masih menurut Dede bahwa PID ini adalah program baru dari kemendesa melalui DPMD Kabupaten untuk percepatan penanggulangan kemiskinan, targetnya akhir November ini harus sudah selesai terbentuk .

“Program Baru, untuk percepatan dan agak terkesan mendadak, jadi harus selesai bulan November,” tambahnya.

Ditempat yang sama Kasie PMD Kecamatan Rengasdengklok, Khaerul Bahri yang akrab disapa Heri, menambahkan bahwa dirinya hanya sebagai fasilisator programĀ  Inovasi Desa tersebut.

“Terkait PID ini memang awal mulanya kami kasie PMD yang diberi arahan dari DPMD Kabupaten, karena ada tenaga ahli dan pendamping desa maka kami bersama-sama mengarahkan desa-desa agar nanti PID ini untuk bisa berjalan dengan baik. seperti dikatakan pendamping desa tadi ini terkait kewira usahaan, sumber daya manusianya, termasuk juga Potensi wisata dan budaya yang ada di desa-desa,” pungkasnya. (dar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *