BANYUSARI,Spirit – Momentum perayaan hari raya Idul Adha bagi sekolah-sekolah yang ada diwilayah Kecamatan Banyusari khususnya SMP Negeri 1 Banyusari diimplementasikan dengan penyembelihan hewan kurban. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pagi hari dilingkungan sekolah,penyembelihan hewan kurban hari kedua itu disaksikan langsung oleh ratusan siswa serta dewan guru,Selasa (13/9).
Menurut Kepala SMP Negeri 1 Banyusari H.Tri Winarna,lebaran haji tahun ini sekolah yang dipimpinnya menyembelih hewan kurban kambing tiga ekor untuk dibagikan kepada siswa kurang mampuh dan anak yatim.
“Anggarannya dari infak siswa yang terkumpul pada tiap hari jumat. Alhamdulillah walaupun berupa kambing,tapi siswa sudah bisa belajar berkurban,” katanya kepada Spirit Jawa Barat dilokasi pemotongan.
Dikatakan Tri,kurban disamping untuk melatih keikhlasan para siswa dalam beribadah juga merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan rasa solidaritas antar mahluk sosial. Dan melalui kegiatan tersebut semua siswa dilatih supaya bisa berbagi serta kebersamaan untuk saling merasakan.
“Intinya siswa sudahbisa belajar berkurban. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan dipagi hari ini mendapat pahala dari Allah SWT. Dan tahun depan bisa terus ditingkatkan,” katanya.
Hal serupa dilakukan pula oleh SDN 1 Cicinde Utara,sebanyak tiga ekor kambing dipotong untuk dibagi-bagikan kepada siswa yang kurang mampuh. Kepala sekolah Uja Sujai mengatakan,pemotongan hewan kurban sudah menjadi agenda rutin pihak sekolah setiap tahun. Ibadah kurban dijadikan momen agar siswa memiliki sipat pemberi,dan sipat itu bukan hanya dilakukan pada lebaran haji saja melainkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Hewan kurban ini kami atas namakan acim setiawan,rasmad dan masum. Beliau ini mantan-mantan kepala sekolah disini. Anggarannya hasil iuran siswa dan para guru. Sudah dua tahun berjalan,” katanya. (wan)
