Menduga ada Pejabat Terima Uang Pengusaha, Askun: Pemkab Sulit Ambil Alih Pasar Cikampek 1

KARAWANG, Spirit – Pengacara ternama asal Karawang, Asep Agustian, SH., MH., menduga adanya oknum pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang yang menerima uang dari PT. Celebes Natural Propertindo (CNP) ataupun PT. Aditya Laksana Sejahtera (ALS) untuk memuluskan langkah mengelola Pasar Cikampek 1.

Yang mengakibatkan hak pengelolaan pasar Cikampek 1 selalu menjadi perseteruan antara PT. CNP dan PT. ALS yang notabenenya owner perusahaan-perusahaan tersebut masih memiliki hubungan keluarga.

“Saya menduga ada aliran dana Celebes yang diterima oleh pejabat, ALS kepada pejabat, yang pada akhirnya yang ribut ini kedua belah pihak,“ kata pengacara yang akrab disapa Askun kepada Spirit Jawa Barat di ruang kerjanya, di Ruko Galuh Mas Karawang, Rabu (16/10/2019).

Ia bukan bermaksud menyudutkan oknum pejabat yang diduga menerima uang dari PT. CNP maupun PT. ALS, Ia khawatir jika salah satu tersebut kecewa sehingga mereka buka suara kalau pernah memberikan uang, maka hal tersebut dapat mempermalukan Pemkab Karawang.

“Saya kan enggak menjust kepada pihak pemerintahan, tetapi kalau sampe memang toh Celebes buka suara, kalau sampe memang toh ALS buka suara, buka saja suara itu. Kalau sampai itu terbukti, maka Pemkab Karawang yang betul-betul memang toh dipermalukan habis-habisan,” ujar Askun.

Dugaan adanya uang yang masuk ke oknum pejabat pun diperkuat dengan tidak beraninya Pemkab Karawang mengambil alih Pasar Cikampek 1. Padahal, lanjut Askun, surat putusan Mahkamah Agung Nomor : 2976K/Pdt/2018 tertanggal 30 November 2018 sudah memenangkan Pemkab Karawang atas gugatan PT Aditya Laksana Sejahtera.

“Terlepas mau menang ataupun mau kalah, ini kan tidak ada ketegasan. Maka tadi saya bilang, Pemkab ini enggak punya taring, Kenapa harus takut dengan pengusaha? Berarti kan ada tanda kutip yang saya bilang tadi, ada dugaan yang bermain kotor di dalam dua kubu ini,” ujarnya.

Askun sangat berharap baik itu PT. Celebes Natural Propertindo maupun PT. Aditya Laksana Sejahtera jangan takut untuk membuka suara siapa saja oknum pejabat Pemkab Karawang yang diduga menerima uang kotor itu, tetapi dengan bukti-bukti yang real.

“Kalau memang merasa dipinta uang itu, ya buka saja, biar menjadi terang benderang. Kalau kayak begini terus sampai dunia bedug pun enggak akan pernah selesai,” pungkasnya. (ist/dar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *