Lagi, Hendak Bermain Seorang Bocah Tewas Tenggelam

RENGASDENGKLOK, Spirit

Setelah sebelumnya Muhamad Kafi Rizki (10) asal Desa Dewisari menjadi korban tertusuk dahan pohon hingga nyaris terpanggang. Senin (26/3), giliran seorang bocah tenggelam yang juga warga Desa Dewisari, Kikan (4) ditemukan mengambang di aliran irigasi Dusun Bubulak Rt 13/05 Desa Medangasem Kecamatan Jayakerta.

Di ketahui, korban warga Dusun Pacing Utara Rt 08/03 Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok mengambang sekitar pukul 11.00 di saluran irigasi wilayah PJT 2 Rengasdengklok-Batujaya. Korban yang hanya tinggal bersama neneknya tersebut di temukan oleh seorang pedagang, Ratna (35) yang sedang melintas di jembatan Dusun Bubulak Desa Medangasem, ia mengaku melihat sesosok bocah dalam keadaan mengambang. Setelah diangkat oleh warga, selang tak berapa lama datang seorang kakek yang mengaku bahwa korban merupakan cucunya.

Menurut seorang warga yang berada di TKP, Misar, korban terjatuh ke aliran irigasi saat kondisi airnya sedang dalam keadaan luber. Di duga, korban terpeleset sehingga jatuh masuk ke irigasi.

“Di tanggul irigasi itu kan ada turap, karena jalan tanggulnya becek, sepertinya korban lebih memilih jalan di atas turap,” ujarnya kepada awak media.

Sementara itu, salahsatu keluarga korban, Gunawan (38), mengaku saat kejadian dirinya tidak ada di TKP. Namun, menurut penuturan neneknya, sebelum korban terjatuh dan tenggelam pun sempat pulang ke rumah. Namun keluar lagi, dan mengaku hendak main.

“Gak tau kalau kejadiannya bakal seperti ini, ini murni musibah,” ucapnya.

Masih menurut Gunawan, korban tinggal bersama neneknya di rumah, karena Nurlela (Ibu korban) sedang bekerja di Jakarta, sedangkan Agus (Ayah korban) berada di Bali.

Setelah di evakuasi, korban langsung di bawa ke Puskesmas Medangasem untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun malang tak terhindar, kondisi korban sudah tak bernafas. Pihak keluarga menganggap hal tersebut merupakan murni kecelakaan, dan membuat pernyataan bersama pihak Kepolisian Rengasdengklok yang meninjau langsung ke TKP, agar tidak di lakukan Otopsi. (dar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *