Kemeriahan Nadran Laut Ciparagejaya

KARAWANG, Spirit-Nadran laut Ciparagejaya Kecamatan Tempuran digelar sebagai rasa syukur limpahan hasil bumi, pada Minggu (9/10). Pesta rakyat ini disambut dengan beragam kegiatan sosial dan budaya selama 7 hari 7 malam, berupa sunatan dan nikah massal, serta santunan kepada jompo dan anak yatim piatu, sintren, sandiwara dan wayang.

hms_4827Ritual Ruwat Laut atau sebagian warga menyebutnya nadran, atau pesta Laut. Bukan hanya warga Ciparage, warga di luar kota dan mancanegara tampak antusias menyaksikan ritual tersebut.

Sebelum menuju ke tengah laut, puluhan perahu milik nelayan beraneka hiasan diarak. Keseruan ratusan nelayan serta warga di Desa Ciparage, Kecamatan Tempuran, tersebut  semakin meriah dengan alunan musik yang di pasang di setiap Perahu.

Sebuah Perahu keciil yang berisi berbagai macam sesajen juga di persiapakan dalam Tradisi  ini, selian itu juga ada Kepala Kerbau yang di bungkus berbentuk Piramida. Kepala kerbau dan Perahu kecil tersebut nantinya akan di buang ke tengah lautan.

Bupati Karawang dr Cellica Nurachadiana , ketua KPPL, Budianto, Dandim 0604 Letkol Arm. Ayi Yosa Karya, dan sejumlah anggota Satlanul Cirebon bersama Kasatpol Air Polres Karawang turut hadir memeriahkan acara.

Cellica Nurrachadiana berharap Nadran laut bisa terus digelar setiap tahun sebagai bentuk ungkap rasa syukur bagi para nelayan dan bukan hanya sekedar ceremonial belaka. Cellica juga berharap bisa menjadikan Ciparagejaya sebagai tempat pelelangan ikan (TPI) percontohan. Karena menjadi pengelola TPI dan koperasi terbaik di Karawang.

“Semoga nadran laut ini menjadi percontohan terbaik bagi TPI – TPI lainnya yang ada di Kabupaten Karawang,” kata Cellica.  (fat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *