Kapal Polair Karawang Direlakan Menjadi Perpustakaan

KARAWANG, Spirit

Memberantas buta huruf anak nelayan, Polair Polres Karawang merelakan 2 kapal patroli menjadi perpusatakaan. Dua kapal jenis C2 dan C3 yang bersandar di dermaga Markas Satuan Polisi Perairan Polres Karawang, dipadati anak-anak yang sibuk membaca dan memilah buku yang tersedia.

“Kebanyakan bacaan anak. Ada buku cerita, komik bahkan buku pelajaran. Ada buku agama dan Iqra,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary Syam Indradi usai meninjau kapal pintar di perairan Ciparage, Karawang, Rabu (25/10).

Buku bacaan terlihat disusun rapi di rak dalam kabin kapal.Anak-anak terlihat antusias dan terpantau beberapa diantaranya dengan santai membaca di geladak kapal.

Menurut Ade, kapal pintar itu bukan hanya melayani pelajar. Tak jarang, kapal pintar melayani anak nelayan yang masih buta huruf Al Quran.

“Ini demi memberantas buta huruf di kalangan anak nelayan. Supaya bisa baca Quran. Kami juga mengerahkan polwan untuk mengajari anak – anak nelayan mengaji Al Quran,” Ade menambahkan.

Kepala Desa Ciparage Jaya, Kabun tak menampik masih ada anak nelayan yang masih buta huruf Al Quran. Menurut dia, kebanyakan mereka adalah anak nelayan yang berasal dari wilayah luar Karawang.

“Ada anak nelayan dari Blanakan Subang, ada dari Indramayu. Tapi kalau anak desa saya mah Alhamdulillah bisa baca Quran semua. buta huruf Quran di sini nihil,” kata dia.

Brigadir, Yosep dari Polair Polres Karawang mengatakan, setiap blusukan ke perkampungan nelayan, polisi mengerahkan seorang perwira dan 4 anggota untuk mengajari anak – anak membaca dan mengaji. Menurut operator kapal pintar itu, hampir setiap hari, 2 kapal itu menjelajah perairan Karawang.

“Ada 6 muara yang tercatat ditempati anak buta huruf. Kami sedang sering berkunjung 6 muara itu,” ungkap dia.

Keenam muara itu adalah Betok Mati, Kaleng Kalong, Ciparage, Pasir Putih, Tangkolak, Muara Baru dan Muara Lama. Kedepan, polisi berniat memperbanyak koleksi buku di kapal pintar.

“Saat ini koleksi kami hampir 4000 buku. Itu merupakan sumbangan dari anggota, perpustakaan pemda dan warga Karawang. Kedepan mudah – mudahan ada yang menyumbang,” pungkasnya.(dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *