BEKASI, Spirit – Sebagai salah satu daerah penyangga ibukota Jakarta, Kelurahan Jatirangga Kecamatan Jati Sampurna Kota Bekasi menargetkan perolehan pajak bumi dan bangunan (PBB) yang cukup besar. Pasalnya, hal tersebut merupakan salah satu potensi pendapatan daerah yang senantiasi harus dimaksimalkan. Bahkan Lurah Jatirangga, Namar Naris optimis bisa meraih ranking pertama perolehan PBB dibanding daerah di Kota Bekasi lainnya.
“Minggu kemarin kita di posisi empat, lantas minggu ini masih di peringkat dua. Minggu depan optimis meraih rangking pertama,” kata Namar Naris kepada Spirit Jawa Barat.
Dikatakan dia, wajib pajak (WP) yang disasar adalah perorangan maupun perusahaan. “WP berjumlah 3.961 dengan target yang dicanangkan sebesar Rp 910.859.959,-. Alhamdulillah minggu ini sudah tercapai 92 persen. Dengan masih tersisa batas waktu deadline tanggal 9 September 2016 maka optimis kita bisa meraih rangking pertama perolehan PBB,” tegas Naris lagi.
Menurutnya upaya yang dilakukannya dengan jemput bola. “Kami istilahkan dengan door to door sehingga metode tersebut tepat diterapkan. Dampaknya kita cepat grafik meraih perolehan target sasaran sebelum hari-h,” tandas Lurah yang banyak sabet prestasi penghargaan ini.
Beberapa kendala yang dihadapi, dijelaskan Naris terkait WP yang tinggal di luar wilayah. “Selain itu banyak juga SPPT PBB yang tidak sesuai di lapangan seperti salah nama termasuk salah luas besaran pengenaan luas NJOP,” paparnya.
Solusi yang diterapkan Lurah Jatirangga ini salah satunya verifikasi penyesuaian data PBB yang bersangkutan melalui kerjasama dengan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bekasi.
Satu hal penting, harapannya, dengan adanya banyak pendapatan daerah melalui PBB, Pemkot Bekasi memberikan apresiasi dalam peningkatan infrastruktur lingkungan, pendidkan serta kesehatan. (kos)
