KUTAWALUYA, Spirit-Kerusakan jalan di kampung Tegal Asem Desa Sindangsari Kecamatan Kutawaluya kian parah. Seluruh aspal jalan sudah mengelupas, menyisakan tanah dan pasir yang berlubang seperti kubangan. Selain itu, banyaknya gorong-gorong yang jebol berakibat banyak kendaraan yang terperosok. Sejauh ini, warga setempat secara gotong-royong hanya mampu mengurug jalan dengan material bebatuan dan menimbun gorong-rong dengan karung pasir.
“Kondisi jebolnya gorong-gorong sudah lebih dari lima tahun, sampai hari ini masih belum ada perbaikan bersamaan dengan diperbaikinya jalan yang rusak parah ini,” kata Oni salah seorang warga setempat, Selasa (11/10)
Dikatakannya, akibat dari kondisi gorong-gorong yang ambrol tak sedikit kendearaan roda empat terperosok. “Tak lama beberapa minggu lalu ada truck yang melintas dan saat melewati jembatan terperosok”, terangnya.
Kondisi infrastruktur yang rusak parah itu, membuat Kepala Desa Sindangsari H. Kaning merasa prihatin. Ia yang saat itu tengah bersama warga melakukan kerja bakti mengaku kerap mengajak warga utnuk kerja bakti. “Kami melakukan kerja bakti bukan hanya sekali ini saja. Sebelumnya sudah sering kami lakukan untuk meminimalisir kecelakaan dan ketidaknyamanan warga,” kata dia.
Ia mengaku, kerusakan jalan yang ada di desanya telah dilaporkan dan meminta bantuan untuk segera diperbaiki. “Kami sudah minta bantuan ke Binamarga dan juga membuat proposal dana aspirasi ke dewan. Tapi gak tau, sampai saat ini belum ada realisasinya. Kasian warga, kalau musim hujan sperti saat ini, jalan penuh kubangan,” terangnya dia.
Ia pun berharap, agar pihak Dinas Binamarga dan DPRD Kabupaten Karawang merespon keluhan warga Sindangsari yang menginginkan jalan tersebut secepatnya diperbaiki. (cr1)
