Honor Dipotong Kades, Ketua Forum BPD Geram

BANYUSARI, Spirit – Adanya kasus pemotongan honor Badan Permusyawaratn Desa (BPD) yang dilakukan oleh salah satu oknum Kepala Desa yang ada di Kecamatan Banyusari membuat geram Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) yang ada di wilayah tersebut. Pasalnya, tindakan tersebut dikhawatirkan memicu konfrontasi antara BPD dan Kades yang berbuntut pada terganggunya pembangunan pemerintahan desa.
“Nanti besok (Kamis (12/5) akan kami temui kades tersebut. Dengan dalih dan alasan apapun itu tetap salah, karena telah berani memgambil/memotong uang yang bukan haknya,” kata Ketua FBPD Kecamatan Banyusari, Satori saat diwawancara Spirit Jawa Barat, Rabu (11/5).
Pihaknya, menyayangkan atas tindakan yang sudah dilakukan oknum kades itu. Padahal, bila dicermati nominal potongan uang itu tidak seberapa, tapi pada akhirnya berdampak pada rusaknya nama baik seorang Kades. Kata dia, sebelum tindakan tersebut dilakukan, koordinasi dilakukan terlebih dahulu dengan yang bersangkutan. “Jangan asal main potong aja, ngomong dulu baru potong. Walaupun kepala desa sebagai pucuk pimpinan tertinggi, tapi BPD juga punya legalitas. Dan yang namanya pemerintahan desa itu adalah pemerintah desa yang dipimpin Kades dan BPD,” ujarnya.
Menurutnya, Ketua BPD Gempol seharusnya tidak menerima dulu uang honor yang diberikan Kepala Desa dalam kondisi kurang, kecuali sebelumnya sudah ada kesepakatan, bila honor turun maka akan dipotong.
“Harus ada jalinan silaturahmi dan komunikasi yang baik antara kades dengan BPD, karena, ujungnya niat yang baik malah jadi tidak baik,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua BPD Gempol Kecamatan Banyusari, Solihin, mengatakan Kepala Desa Gempol telah melakukan pemotongan honor anggota BPD sejumlah Rp 300 ribu. Seharusnya, kata dia, honor BPD yang diterima sebesar Rp 3,6 juta, namun ternyata hanya menerima Rp 3,3 juta saja.
“Dari sejumlah 9 anggota BPD masing-masing dipotong Rp 300 ribu oleh kepala desa. Bilangnya buat operasional,” kata Solihin Ketua BPD Gempol, Selasa (10/5). (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *