Hiswana Migas Karawang – Purwakarta Batal Dipisah

KARAWANG, Spirit – Bupati Karawang Cellica Nurchadiana menyatakan akan tetap pertahankan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Karawang – Purwakarta, dalam satu wadah. Sebelumnya, sempat berhembus wacana pemisahan asosiasi tersebut.

 

Cellica mengatakan,melalui pertimbangan dan pembicaraan saat pertemuan dengan pengurusnya, Hiswana Migas, dipastikania akan tetap mempertahankan Karawang dan Purwakarta dalam satu wadah pimpinan. Alasannya, agar jalannya organisasi tetap maksimal.

 

“Kalau ada pemisahan oraganisasi tentu kinerja tidak akan maksimal, harus mulai dari awal lagi,” katanya, sesaat setelah acara silaturahmi Hiswana Migas Karawang-Purwakarta di hotel Mercure, Rabu (24/8).

 

Permaslahan beberapa waktu lalu, terkait langkanya gas elipiji 3kg di beberapa daerah Karawang dan Purwakarta, menurutnya hanyalah permasalahan teknis di lapangan, bukan murni kesalahan Hiswana Migas.

 

Bahkan Cellica meminta, seluruh restoran, hotel dan rumah makan di Karawang yang masih memakai gas elpiji 3kg, untuk segera menggantinya dengan gas non subsidi.

 

“Kemarin itu permasalahanya, banyak kuota yang seharusnya dipakai untuk peruntukaanya yaitu masyarakat kurang mamapu, tapi malah dipakai oleh restoran dan hotel-hotel,” katanya.

 

Di tempat yan sama, ketua DPC Hiswana Migas Karawang-Purwakarta, Ahmad Dindin, mengaku senang dengan keputusan yang diambil oleh Bupati Karawang, karena enurutnya, ketika dipisah, belum tentu SDM di tiap daerah ini, bisi menangani permasalahan secara sendiri.

 

“Sudah ada contohnya Kabupaten Subang, dia memisahkan diri, akibatnya tidak ada pengelola yang baik karena minim SDM,” katanya. (Mhs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *