JATISARI, Spirit – Para warga Kecamatan Jatisari tidak merasakan semaraknya di hari Jadi Karawang ke 383. Pasalnya,di sepanjang jalur Pantura Jatisari tidak terlihat ornament atau ciri khas bahwa Karawang sedang melaksanakan hari jadi ke 383.
Menurut Fitra Idam Kholid (32) Warga Karajan I RT 03/01 Desa Mekarsari Kecamatan Jatisari bahwa perayaan hari Jadi ke 383 terasa hambar dirasakan warga di Kecamatan Jatisari. Karena kegiatan peringatan hari Jadi Karawang hanya dipusatkan di wilayah kota Karawang saja. Padahal masyarakat di pedasaan ingin merasakan adanya hari Jadi Karawang.
“Kurangnya sosialisasi hari Jadi Karawang ke 383 ke masyarakat menambah tidak semaraknya masyarakat menyambut hari Jadi kabupaten Karawang,”paparnya.
Dikatakan,disepanjang jalan raya Cikampek,Kotabaru dan Jatisari tidak terlihat sama sekali baliho atau informasi tentang hari Jadi Karawang. Sehingga peringatan hari jadi Karawang terasa sepi di wilayah kecamatan Jatisari dan sekitarnya.
“Wajar saja jika masyarakat di Kecamatan Jatisari tidak mengetahui adanya peringatan hari Jadi Karawang. Karena minimnya sosialisasi hari Jadi Karawang kepada masyarakat,”paparnya
Senada disampaikan Redi Firdaus (31). Dirinya tidak mengetahui jika puncak hari Jadi Kabupaten Karawang dilaksanakan tanggal 14 September 2016.
“Oh saya kurang tahu kalau hari ini hari Jadi Kabupaten Karawang ke 383. Karena minim sosialiasi hari jadi Karawang.
Dia pun membandingkan dengan Kabupaten Purwakarta, perayaan hari Jadinya di kabupaten tetangga itu sangat semarakan terlihat. Berbeda sekali dengan Kabupaten Karawang terasa sepi di tiap kecamatan.
“Agar lebih semarak lagi peringati hari Jadi Karawang kedepannya. Di setiap kecamatan itu harus ada pentas seni budaya. Sehingga masyarakat pedesaan merasakan arti hari Jadi Karawang,”pungkasnya(man)
