Gebyar Anak 2016 Resmi  Dibuka di Kampung Budaya

KARAWANG, Spirit – Gebyar Anak 2016 dibuka langsung di Kampung Budaya, jalan Interchange Karawang Barat, Selasa (27/9). Kegiatan Gebyar Anak 2016 dalam rangka Hari Anak Nasional dan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke 383,  merupakan momentum tepat untuk mewujudkan visi penguatan peran lembaga kesejahteraan sosial anak sebagai Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) melalui perluasan jejaring sosial dunia usaha.

 

Mengingat anak adalah asset, anak adalah harapan masa depan dan tentunya anak adalah amanah dari allah swt yang harus dilindungi.

 

“Kita besarkan dan kita didik dalam lingkungan yang penuh kelembutan sesuai dengan perkembangan psiko-sosioal dan sosio-cultural yang dibutuhkan anak,” kata Asda II,Hadis Herdiana, yang mewakili Bupati Karawang dr Cellica Nurachadiana, saat membuka Gebyar Anak 2016 di Kampung Budaya, Selasa (27/9).

 

Menurutnya,  permaslahan anak adalah permasalahan yang sangat kompleks, bukan hanya dalam melakukan pembinaan yang bimbingan saat anak menjadi tanggung jawab orang tua dan pemerintah, tetapi memiliki dimensi yang sangat kompleks dimasa yang akan datang.

 

“Apabila kita tidak memiliki konsep yang mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi anak. kita sering mendengar cerita tentang penterlantaran anak, penyiksaan anak, eksploitasi anak dan  beragam perlakuan yang tidak sepantasnya diterima oleh seorang anak,” ucapnya.

 

Untuk itu, kata dia, Bupati mengharapkan agar semua stake-holder dapat  menemukan formula yang tepat untuk menjadi solusi,  dalam meminimalisir  berbagai permasalahan yang dihadapi anak.

 

“Sinergitas kerja antara pemerintah pusat dan dengan pihak swasta, lingkungan sosial dan orang menjadi sangat penting karena kehidupan keluarga yang harmonis, keteladanan dan keramahan lingkungan sosial serta ketersediaan sarana dan prasaran untuk tumbuh  dan berkembang anak secara wajar akan menjadi bagian terpenting bagi masa depan anak sebagai generasi penerus kita smua,” katanya.

 

Sementara tema kegiatan Gebyar Anak tahun 2016  mengusung  “ceria dan berkarya”,  diharapkan menjadi perhatian semua pihak guna  melahirkan generasi penerus yang kreatif, inovatif dan memiliki keluhuran budi. Serta, kekuatan rasa agar mereka tumbuh dalam keseimbangan fikir dan zikir, antara kekuatan logika dan kedalaman rasa untuk mewujudkan generasi penerus yang handal, kuat, cerdas dan berprestasi.

 

Gebyar anak nasional tahun 2016 diikuti tidak kurang dari 1000 anak dari 44 yayasan, lembaga sosial anak yang berada di Kabupaten Karawang merupakan salah satu upaya untuk  untuk mewujudkan pembangunan SDM. Proses pendidikan hendaknya dimulai dari sejak usia dini, baik melalui jalur formal maupun informal. hal ini sebagaimana telah di atur dalam pasal 28 ayat (2)  undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.(rls)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *