Disdik Klaim Tidak Terpengaruh Soal DAU

KARAWANG, Spirit – Dampak dana alokasi umum (DAU) ditahan tidak pengaruhi dunia pendidikan di Karawang. Seperti diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dadan Sugardan yang menyebutkan sejumlah anggaran yang dipotong dipastikan tidak mengganggu sejumlah program yang berhubungan dengan dunia pendidikan di sekolah.

“Gak akan pengaruhi, bahkan kita pertahankan program-program prioritas seperti pengadaan lahan untuk SMA dan SMK tahun 2017,” kata Dadan, Kamis (22/9).

Dadan mengatakan anggaran yang dipangkas diantaranya adalah pemotongan di APBD sebesar Rp7,8 miliar dan peningkatan mutu manageman sekolah (PMMS) sebesar Rp14miliar.

“Tentu yang dipotong  itu yang tidak terlalu berpengaruh seperti perjalanan dinas, pembelian ATK lainnya, anggaran rutin lainnya dan PMMS. Sementara saat ini yang pembangunan infrastrukturnya ada di Ciptakarya,” katanya.

Ia mengatakan anggaran pengadaan lahan untuk SMA/SMK, awalnya sempat diminta untuk dipangkas. Namun atas pertimbangan dan efisiensi waktu serta kebijakan anggaran tersebut dipertahankan.

“Targer kita tahun ini ada 5 sekolah yang harus disediakan lahannya. Jika dipangkas dan menunggu anggaran dari provinsi, kita khawatir nanti hanya setahun satu sekolah,” katanya.

Anggaran yang disiapkan sendiri sebesar Rp6 miliar yang diperuntukan untuk 7 lahan sekolah. Namun dengan pertimbangan dan perhitungan harga tanah di Karawang, kemungkinan besar anggaran tersebut hanya mampu untuk membeli lahan untuk 5 sekolah.

“Saat ini sedang kita cari yang paling murah. Beberapa prioritas kita adalah Batujaya, Tirtajaya, Cibuaya, Banyusari, Purwasari,” pungkasnya. (fat)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *