RENGASDENGKLOK, Spirit
Sebuah rumah di Dusun Dukuh Timur RT 07 RW 02, Desa Dukuhkarya Kecamatan Rengasdengklok, hangus dilahap si jago merah, kuat Dugaan dikarenakan Korsleting listrik, Rabu malam (4/10), pukul 21.00 wib. Kebakaran yang berakibat bangunan permanen berukuran 7×12 meter milik Hj. Sopiah nyaris rata dengan tanah.
Menurut Ferry Aleksi salah seorang keluarga Hj. Sopiah, Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, karena saat terjadi kebakaran seluruh penghuni rumah sedang berada di rumah sebelah bangunan yang terbakar.
“Saat kejadian saya sendiri sedang berada di Karawang, sedangkan keluarga berada di rumah sebelahnya pak, keluarga sadar ketika api sudah mulai membesar pada bagian atap rumah,” kata Ferry.
Masih menurut Ferry akibat kebakaran tersebut kerugian materi diperkirakan mencapai 500 juta rupiah, dan memang rumah dalam keadaan kosong tak berpenghuni, kemudian tiba-tiba api menyala dari ruangan tengah dan diduga api berasal dari korsleting listrik. Sadar rumahnya terbakar menurutnya keluarga meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api. Tetapi api baru bisa dipadamkan setelah 2 jam usaha pemadaman yang dilakukan oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang datang ke lokasi yang juga di bantu warga.
“Semua perabotan habis dilahap api pak, yang tersisa hanya puing bangunan,” terangnya.
Setelah berhasil dipadamkan, pihak kepolisian Polsek Rengasdengklok segera memberi Garis Polisi (police line) di sekitaran rumah yang terbakar, untuk dilakukan penyelidikan guna mencari penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah tersebut.
Kapolsek Rengasdengklok, Kompol Suparno, yang datang ke lokasi kebakaran menjelaskan bahwa untuk sementara kuat dugaan penyebab kebakaran rumah warga tersebut adalah akibat adanya korsleting listrik. Tetapi saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab utama kebakaran. Menurutnya diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk dapat memastikan penyebab kebakaran rumah tersebut.
“Saat ini kami belum bisa memastikan penyebab utama kebakarannya karena masih dalam tahap penyelidikan,” terang Kompol Suparno, Kamis (5/10) dinihari.
Sementara Kepala Desa Dukuhkarya, Komara Irawan, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Menurutnya hanya korban materi saja yang diderita pemilik rumah. Dan untuk berjaga-jaga pihaknya memerintahkan para linmas untuk menjaga lokasi kebakaran sampai pagi hari.
“Beruntung api cepat dipadamkan dan tidak menjalar ke rumah lainnya, namun seluruh perabotan rumah turt hangus terbakar,” pungkasnya.(dar)

