IMG_1446
Kediaman Sugito yang tampak sepi, tak berpenghuni

KARAWANG, Spirit

Rumah terduga teroris, Sugito, warga asal Kebumen yang beralamat di Perumahan Griya Panorama Indah, Blok E2 Nomor 66, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, semalam diperiksa polisi. Pada Kamis malam sekitar pukul sebelas, Kapolres Karawang beserta jajarannya bersama empat personel Densus mendatangi rumah Sugito.Tetangga Sugito, Nasarudin mengaku jika dirinya tidak mengatahui jika tetangganya ini menjadi terduga pelaku bom Sarinah. Dalam kesehariannya Sugito bergaul dengan para tetangganya. Selama ini Sugito mengaku bekerja sebagai kurir di salah satu perusahaan di Jakarta. Namun karena kesibukannya, dia sering pergi dan menginap di Jakarta. “Kadang-kadang dia tidak pulang selama satu minggu karena mengurus pekerjaannya. Selama ini hubungan dengan tetangga sangat baik dan sopan, jadi kita tidak menyangka jika benar dia seperti itu,” katanya.

Sugito yang datang ke Karawang pada tahun 1998 dikenal supel dalam bergaul, tinggal bersama seorang istri bernama Eni Sulastri dan memiliki tiga orang anak. Menurut RT setempat, Suhebi, sebelum didatangi pihak kepolisian resort Karawang, istri dan anak Sugito didatangi beberapa orang tak dikenal berpakaian preman menggunakan mobil Avanza berwarna hitam.

“Saya hanya mendapat laporan dari warga kalau istri dan dua anak pak Sugito dibawa orang yang mengaku kerabatnya ke Jakarta. Tapi setelah itu saya juga dimintai keterangan oleh kepolisian terkait Sugito,” kata Suhebi.

Hingga saat ini, suasana rumah Sugito di Perumahan Griya Panorama Indah masih terlihat sepi dan kosong. Tidak ada satupun keluarga yang berada di rumah tersebut, kecuali sejumlah warga sekitar mulai ramai mendatangi rumah Sugito.

Sementara Camat Purwasari, Ratu Chasanah dan Kades Purwasari, Asep Saefulloh berharap kesimpang siuran kabar mengenai teroris segera berakhir. (fat)