Dedi Kecam Pengadaan Alat Fitnes di DPRD Kota Bandung

PURWAKARTA, Spirit – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengecam wacana pengadaan alat fitnes di DPRD Kota Bandung. Dalam dokumen penawaran yang terpantau di website LPSE Kota Bandung tertulis ada 54 perusahaan yang menjadi peserta lelang dengan nilai pagu paketnya Rp700 juta..

Ia menilai, kebijakan anggaran ini tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat. Saat ditemui beberapa waktu lalu di Kabupaten Purwakarta, Dedi, menolak keras pengadaan alat fitnes untuk mengisi ruangan khusus fitnes center tersebut.

Bahkan ia mengaku sudah memberikan instruksi kepada jajaran pengurus terutama Fraksi Golkar Kota Bandung di DPRD Kota Bandung untuk menolak pengadaan alat fitnes yang dokumen penawarannya terpampang di Website LPSE Kota Bandung itu. “Lebih baik anggaran itu digunakan untuk peningkatan gizi para petugas kebersihan di Kota Bandung. Sehari-hari mereka bekerja menyapu jalan. Tentu lebih membutuhkan asupan makanan dibanding para anggota DPRD Kota Bandung.”

Secara etika, ia juga menilai, keberadaan alat fitnes seharga Rp700 juta tersebut tidak akan elok berada di gedung dewan. Menurut Bupati Purwakarta ini, aktivitas fitnes bisa dilakukan di luar kantor dan seharusnya dilakukan tidak pada jam kantor.

Karena itu, ia memandang tidak perlu pengadaan alat fitnes ini dengan menggunakan anggaran APBD. “Fitnes mah kan bisa di luar kantor, di luar jam kerja. Tidak perlu pakai APBD pula. Jadi sudah sepantasnya ini kita tolak.” (riz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *