BEKASI, Spirit – Tingkah laku tidak pantas kembali dilakukan seorang debt collector bank keliling yang berlokasi di Bantar Gebang Kota Bekasi. Dengan kata kasar melakukan penagihan terhadap nasabahnya. Pelaku yang mengaku bernama Sanjay Hasibuan bahkan melakukan penamparan terhadap nasabah Yanti.
“Awalnya setiap datang dia minta aneh-aneh yang dipijat, minta ke kamar tapi saya tolak mentah-mentah. Tiba-tiba dia minta uang yang dipinjamkan sebesar Rp 1.000.000 padahal janjinya dibayar harian sebesar limapuluh ribu rupiah, tapi dia malah tampar muka saya dengan buku catatan yang tebal,” kata nasabah Yanti pada Spirit Jawa Barat, Jumat (4/11).
Kekesalan si debt collector dengan cara memukul nasabah berbuntut panjang. Pasalnya, Yanti tak terima perlakuan tersebut dan melaporkan pihak berwajib. “Saya buat laporan pemeriksaan (LP) ke Polsek setelah itu baru saya divisum di rumah sakit yang ditunjuk pihak kepolisian. Namun sayangnya sampai sekarang belum diketahui kelanjutan dari laporan itu,” tutur Yanti.
Informasi yang didapat Spirit Jawa Barat, kantor bank keliling yang mengaku berlamat di jalan Pedurenan Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi ternyata palsu. Bahkan dikabarkan, debt collector Sanjay sebelumnya juga telah melakukan pelecehan terhadap Siti Rukiya (16 tahun).
Hingga kini anak pemilik warung Mak Ity tersebut mengalami depresi, selalu dihantui ketakutan dan tak berani keluar kamarnya.
