KARAWANG, Spirit



DPRD Kabupataen Karawang mengimbau orang tua berperan aktif mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), dengan menjaga dan mengawasi anak agar tetap berada di rumah selama diberlakukannya masa kegiatan belajar mengajar (KBM) dari rumah.

“Peran serta orang tua dalam mengawasi anaknya dalam situasi seperti saat ini sangat penting. Jangan sampai tujuan memperpanjang KBM dari rumah untuk mencegah penyebaran Corona tidak efektif karena siswa berkeliaran di luar ruamh,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Asep Syaripudin, Senin (30/3/2020).

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi memperpanjang kegiatan KBM dari rumah hingga 5 April 2020 melalui surat edaran nomor 800/1795/Disdikpora yang dikeluarkan pertanggal 27 Maret 2020.

Sebelumnya, Pemkab Karawang juga telah memberlakukan proses KBM dari rumah selama dua pekan mulai 16 hingga 28 Maret 2020.

“Jika orang tua sayang terhadap anaknya, jaga dan awasi jangan sampai keluyuran, ini demi kebaikan bersama. Kebijakan pemerintah ini harus sama-sama kita dukung, sehingga apa yang kita inginkan bersama untuk memutus penularan Corona bisa membuahkan hasil yang maksimal,” tegasnya.

Selain itu, Asep meminta orang tua harus aktif mengajak anak menerapkan pola hidup sehat dan bersih, seperti sering mencuci tangan menggunakan sabun.

“Orang tua juga harus selalu mengingatkan anak mareka agar disiplin mengikuti KBM dari rumah, baik melaksanakan tugas atau bentuk pembelajaran lainnya yang diberikan oleh guru. Karena dalam situasi seperti ini pendidikan tetap harus diprioritaskan demi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.

Asep menuturkan, saat ini Karawang merupakan salah satu kabupaten paling singkat dalam perpanjangan masa KBM dari rumah, di banding kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat yang memperpanjang hingga dua minggu lamanya.

Oleh karena itu, Asep mengingatkan Disdikpiora harus mengambil langkah cepat dengan segera memperpanjang kembali waktu KBM dari rumah apabila situasi masih belum memungkinkan.

“Termausuk melakukan pencegahan lainnya seperti memastikan bahwa seluruh sekolah di Karawang mulai PAUD hingga SMP telah dilakukan penyemprotan disinfektan. Semoga penyebaran Corona di Karawang tidak meluas dan secepatnya hilang, tentunya dengan adanya langkah strategis yang harus dilakukan Pemkab. Sehingga kita semua bisa lembali melakukan aktivitas dengan tenang termasuk dalam menjalani ibadah puasa,” katanya. (epn/dea)