CIBUAYA, Spirit
Selain Pantai, Desa Sedari Kecamatan Cibuaya juga memiliki potensi wisata yang bisa dikembangkan dan dapat mendatangkan keuntungan dan manfaat bagi pengelola dan masyarakat Desa Sedari, seperti hutan lindung atau hutan mangrove Cikiong yang diresmikan sebagai tujuan wisata, Sabtu (23/12).
Bermaksud menyelamatkan hutan payau Cikiong atau pemantapan kawasan hutan mangrove, menjadikan hutan mangrove Cikiong sebagai tujuan wisata edukasi agar masyarakat bisa menghargai dan melestarikan alam serta lingkungan, juga membuka peluang usaha untuk mendapatkan keuntungan dan manfaat bagi perhutani dan masyarakat sekitar, merupakan tujuan dari diresmikannya hutan mangrove Cikiong sebagai tempat wisata.
Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta, Agus Mashudi menjelaskan dengan diresmikannya wisata hutan mangrove tersebut dipastikan tidak akan merubah fungsi hutan tersebut malah menambah kegunaannya sebagai alat untuk mendapatkan keuntungan dan manfaat yang lebih bagi lembaga dan masyarakat sekitar.
“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencari keuntungan memang sudah menjadi bagian pekerjaan tetapi kita juga perlu menjaga fungsi hutan itu sendiri dan harus ada manfaat bagi lingkungan sekitar atau masyarakat, ada multiple effect di masyarakat,” jelasnya.
Senada dengan Agus Mashudi, Kepala Desa Sedari Bisri Mustofa mengungkapkan bahwa sebaik-baiknya rencana atau program tidak akan pernah berjalan lancar apabila tidak melibatkan masyarakat di dalamnya.
“Sangat baik diresmikannya hutan mangrove ini sebagai tujuan wisata, tetapi semua tidak akan berjalan dengan lancar apabila tidak melibatkan masyarakat sekitar dan pemerintah di dalamnya, semua harus saling mendukung untuk tercapainya tujuan kita,” tandasnya.(dar)