RIBUAN santri Pondok Pesantren Al-Muhajirin melakukan pawai memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1438 H. Kegiatan peringatan tahun baru islam yang dilakukan Ponpes Al-Muhajirin merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar oleh ponpes terbesar di Kabupaten Purwakarta tersebut.
Menurut sesepuh ponpes Al-Muhajirin, KH. DR. Abun Bunyamin MA.,kejayaan Islam di masa nabi karena tidak mengenal lelah dalam mendakwahkan islam dimanapun berada. “Di akhir zaman faham tentang Islam akan semakin banyak dan menjamur, maka berpegang teguhlah ke faham Ahlusanah waljamaah,” ujar KH. Abun sebelum melepas rombongan pawai keliling kota Purwakarta.
Selain itu Ajengan Abun juga berpesan agar selalu istiqomah dalam mempelajari masalah agama Islam dari para ulama yang iklas dan jelas silsilah keilmuannya, amalkan sesuai dengan tuntutan Rasulullah SAW.”Pelihara ukuwah islamiyah, wathoniyah dan basyariyah. Demi terwujudnya masyarakat yang damai, nyaman dan sejahtera lahir bathin. Dan yang tidak kalah pentingnya kita sambut Tahun Batu Islam 1438 H dengan semangat belajar dan perjuangan yang tabah dan prihatin. Agar masa depan bangsa ada ditangan kita bukan ditangan otrang lain,” beber KH. Abun, yang juga ketua MUI Purwakarta ini di hadapan Ribuan Para Santrinya.
Sementara itu menurut ketua panitia penyelenggara kegiatan menyambut Tahun Bartu Islam 1438 H, Dodih Hermawan, S.Sos bahwa juimlah seluruh peserta yang mengikuti pawai berjumlah 4.000 orang. “Semua santri dan para guru terlibat dalam kegiatan pawai, ini merupakan puncak kegiatan dari rangkaian kegiatan yang telah dilakukan Al-Muhajirin untuk memperingati Tahun Baru Islam,” ujar ustadz Dodi.
Sedangkan untuk star pelaksanaan pawai dimulai dari kampus I pondok pesantren Al-Muhajirin di Kebon Kolot tepatnya di jalan Veteran, dan finis di masjid Agung Purwakarta.”Star awal dari kampus satu, kemudian nanti ada rombongan yang menyambung di PGSD kemudian disambung lagi dari lapang Sahate dan yang terakhir anak-anak play group menyambung dari Situ Buled. Finish di Masjid Agung Purwakarta,” tutup Dodih. (adv)
