Konfrensi Desa Dunia di Kampung Tajur Purwakarta

PURWAKARTA, spirit – Warga Kampung Tajur Desa Pasanggrahan Kecamatan Bojong, Purwakarta menyambut kedatangan puluhan wisatawan mancanegara yang akan menggelar konferensi Desa Dunia atau World Village Conference 2016. Wrga setempat tak tahu betul kegiatan tersebut, yang mereka tahu, desanya akan dikunjungi orang bule dari luar negeri sana yang tiba Senin (23/5).
Tidak ada hal spesial di sana, tidak ada juga seremonial yang berarti dari mereka untuk menjamu tamu internasional, bahkan tokoh penting dari dunia. Mereka melakukan aktifitas harian seperti biasa, membersihkan halaman rumah dan berangkat ke sawah atau kebun.
Bah Tatang (60), warga Kampung Tajur RT 10 RW 05 mengaku tidak tahu persis tamu yang akan datang. Setahunya saat ini kampungnya sudah dihotmik meski belum sepenuhnya selesai untuk memudahkan akses kendaraan menuju kampung yang berada tepat di bawah kaki Gunung Burangrang itu.
Seluruh warga Kampung Tajur menggunakan rumah panggung dari kayu yang sederhana. Desainnya hampir sama bahkan cat warna rumah pun sama. “Sering dikunjungi wisatawan biasanya yang ziarah, pengunjung bisa menyewa rumah warga tapi kadang berteduh di bale panggung,” ujarnya.
Dia tahu kampungnya akan dikunjungi wisatawan luar negeri yang akan menginap di kampung dari informasi kepala desa. Karena itu, dia dan warga lain akan menyambut tamu yang nanti datang dengan sikap normal, ramah, dan suka bercanda.
“Informasi dari pa kades, insallah warga menyambut baik,” katanya.
Di Kampung Tajur, seluruh bangunan rumah warganya panggung terbuat dari kayu. Terdapat bangunan pendopo untuk rembug warga, lapangan tempat menumbuk padi, tempat ibadah, pabrik tradisional gula aren, dan areal persawahan milik warga. Di kampung ini ada juga makam keramat yang berada dekat dengan pendopo kampung. (ade winanto/spirit jawa barat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *