Ratusan Anggota GMBI Sambangi Kejari Cikarang

BEKASI, Spirit – Ratusan anngota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sambangi kator Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang. Kedatangannya meminta Kejari Cikarang agar serius dalam menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi pada program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bekasi.
Dalam orasinya, Ketua GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Rahmat Gunasin mengatakan, Kejari tidak serius menangani dugaan korupsi dana program Rutilahu.

Pihak GMBI telah memberikan berkas pengaduannya pada Kejari semenjak dua bulan yang lalu, namun tidak ada perkembangan atas aduan tersebut, hingga menyebabkan GMBI gerah dan melakukan demo di halaman gedung Kejari Cikarang, Cikarang Pusat.

Ketua GMBI Distrik Bekasi yang kerap dipanggil Boksu ini juga menuturkan, dalam pelaksanaan program Rutilahu terindikasi adanya tindakan korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum Kepala Desa dan pihak Kecamatan melalui panitia pelaksana. Hal itu membuat GMBI terpanggil untuk membela masyarakat bawah yang termajinalkan, dengan melakukan pelaporan dan demo mendesak pihak Kejari untuk memeriksa oknum-oknum tersebut.

“Kami akan terus memperjuangkan hak rakyat yang telah diinjak-injak dan dirampas oleh oknum-oknum pejabat tersebut,” tegasnya.

Hal itu diamini oleh Sekretaris GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Samsudin yang menyatakan pihaknya akan terus mengawal Kejari untuk menangani berkas yang telah dilaporkannya. Dia berharap, agar para pejabat yang terlibat dalam tindak pidana korupsi dana Rutilahu ini lolos.

“Kami akan terus melakukan pengawalan, jangan samapai para pejabat tersebut lolos dari hukum,” terangnya.

GMBI berharap adanya dapat melakukan audensi dengan Kepala Kejari, namun saat itu, Kajari tidak ditemukan di kantornya, sehingga GMBI menyatakan mosi tidak percaya terhadap kinerja kejari dalam menangani tindak pidana korupsi sekaligus menuntut mundur Kajari apabila tidak mampu bekerja dalam penanganan.(jun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *