KARAWANG, Spirit – Sebuah rumah warga di Kampung Linggarsari, Desa Linggarsari, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, dilaporkan roboh akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk serta diterpa hujan deras disertai angin kencang, Senin (26/1/26) malam.
Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Ando (62), warga setempat. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, bagian depan rumah yang roboh terjadi saat intensitas hujan cukup tinggi dan angin bertiup kencang dalam waktu lama.
“Rumah memang sudah lama kondisinya kurang baik, kayu penyangga atap sudah lapuk dan sebelumnya juga sering bocor. Saat hujan deras kemarin malam, akhirnya tidak kuat dan roboh,” ujar Ando saat ditemui di lokasi kejadian.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Saat kejadian, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat telah melakukan pemantauan ke lokasi musibah.
Meski demikian, kondisi rumah saat ini dinilai sangat mengkhawatirkan dan tidak layak huni. Namun karena keterbatasan ekonomi dan tidak memiliki tempat tinggal lain, Ando mengaku terpaksa tetap bertahan tinggal di rumah tersebut dengan kondisi seadanya.
“Kalau harus pindah juga tidak ada tempat lain. Jadi mau tidak mau tetap di sini, walaupun takut kalau terjadi roboh susulan. Sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan program Rulahu, hanya sampai saat ini belum ada realisasi,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, Ando berharap adanya uluran tangan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Karawang maupun pihak Kecamatan Telagasari, khususnya melalui program bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) atau bantuan sosial lainnya, agar rumahnya dapat segera diperbaiki dan kembali layak ditempati.
Warga sekitar juga berharap pemerintah daerah dapat segera turun tangan melakukan pendataan dan peninjauan langsung ke lokasi guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih kerap terjadi. (red)
